<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114838">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN EKSPERIMENTAL KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS PADA HEAT EXCHANGER TUBE BERSIRIP CIRCULAR BERPOTONGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD RIDZKI RAMADHANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Compact heat exchanger tipe tube merupakan salah satu heat exchanger yang paling umum digunakan di industri. Untuk meningkatkan performa heat exchanger telah banyak dilakukan penelitian, salah satunya yaitu dengan penambahan sirip pada permukaan luar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengaruh konfigurasi jarak sirip terhadap laju perpindahan panas dan koefisien perpindahan panas konveksi pada compact heat exchanger tipe tube berbelokan tajam dengan panjang laluan 300 mm, panjang belokan 82 mm, dan panjang total heat exchanger 6 meter. Diameter dalam tube (Di) 20 mm dan diameter luar tube (Do) 22 mm. Jenis sirip yang digunakan yaitu sirip circular dengan ketebalan 0,3 mm, tinggi sirip 10 mm, jarak antar sirip circular 30 mm, serta potongan sirip divariasikan 3 mm, 5 mm, dan 7 mm. Air dengan temperatur divariaskian 80 ⁰C dan 70⁰C dialirkan kedalam tube, perpindahan panas konveksi terjadi ketika udara melintasi heat exchanger (dengan kecepatan yang divariasikan yaitu 2,2 m/s, 2,8 m/s dan 3,3 m/s). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh potongan sirip dapat meningkatkan laju perpindahan panas konveksi dan potongan sirip 7 mm merupakan nilai terbaik dengan rata-rata peningkatan 44,6% pada temperature 80⁰C dan 31,1% pada temperature 70⁰C serta koefisien perpindahan panas konveksi rata-rata juga meningkat dengan peningkatan 43,6% pada temperature 80⁰C dan 29,6% pada temperature 70⁰C dibandingkan dengan heat exchanger tanpa sirip</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HEAT TRANSFER - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.402 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114838</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-14 11:38:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-10 11:37:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>