<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114827">
 <titleInfo>
  <title>PENOTASIAN TARI SEKAPUR SIRIH DI KABUPATEN ACEH TAMIANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dena Sulistia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian tentang “Notasi tari Sekapur Sirih di Sanggar Lenggang Muda Community Kabupaten Aceh Tamiang, dan rumusan masalah bertujuan untuk   mendeskripsikan Notasi Laban gerak tari Sekapur Sirih pada Sanggar Lenggang Muda Community di Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran secara mendalam tentang Tari Sekapur Sirih pada Sanggar Lenggang Muda Community di Kabupaten Aceh Tamiang. Subjek penelitian ini adalah pemimpin sanggar beserta penari Sanggar Lenggang  Muda  Community,  sedangkan  yang  menjadi  objek  dalam  penelitian  ini  adalah  tari Sekapur Sirih. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dengan tehnik observasi partisipan, dokumentasi  dan  wawancara.  Analisis  yang  digunakan  adalah  dengan  mereduksi  data  terlebih dahulu kemudian menyajikannya dalam bentuk uraian singkat dan akhirnya dilakukan penarikan kesimpulan, untuk mengetahui keabsahan data peneliti menggunakan tehnik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Sekapur Sirih ini didominasi oleh gerakan murni dan gerakan maknawi.  Dengan  menggunakan  gerak  tangan,  kaki,  kepala beserta badan  dan  jari-jari  penari. Dalam bentuk pencatatan notasi laban tari Sekapur Sirih, penari melakukan beberapa gerak pengulangan pada ragam yang berbeda. Tari Sekapur Sirih di Sanggar Lenggang Muda Community Kabupaten Aceh Tamiang memiliki 20 ragam. Tari Sekapur Sirih diawali dengan gerakan masuk yang  mendeskripsikan  gerak  penyambutan.  Pertengahan  tari  Sekapur  Sirih  terdapat  gerakan maknawi yang mendeskripsikan proses pembuatan sirih. Ragam gerak terakhir pada tari Sekapur Sirih mendeskripsikan tentang masyarakat Tamiang yang telah memuliakan tamu dengan tari penyambutan.  Pada  tari  Sekapur  Sirih  terdapat  5  ragam  pola  lantai  yang  berbeda.  Notasi  tari Sekapur Sirih terdiri dari level tinggi, level sedang, dan level rendah. Terdapat symbol notasi yang mendeskripsikan setiap gerakan tari Sekapur Sirih. Tarian Sekapur Sirih ditarikan oleh 6 orang penari perempuan yang diiringi dengan musik dan juga syair. Alat musik yang digunakan pada tarian ini merupakan alat-alat musik tradisional dan modern seperti Akordeon, geundang, biola, dan gong.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114827</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-14 11:09:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-14 11:15:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>