PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI JAGUNG (ZEA MAYS L.) SEBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI PADA SUBKULTUR NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI JAGUNG (ZEA MAYS L.) SEBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI PADA SUBKULTUR NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH.)


Pengarang

SARAH ANNISA ANANDA PUTRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yunita - 198006072005012001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1908104010052

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA Biologi., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nilam aceh (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang memiliki permintaan tinggi di pasaran. Tingginya permintaan terhadap nilam dapat dipenuhi dengan menggunakan metode kultur in-vitro yang menghasilkan bibit seragam dengan induknya sehingga dihasilkan bibit nilam aceh dalam kondisi baik Media kultur in-vitro dan Zat pengatur Tumbuh (ZPT) merupakan kunci keberhasilan dari kultur. Penelitian dilakukan dengan menggunakan ZPT alami ekstrak biji jagung (Zea mays L.) pada media kultur in-vitro dengan tujuan mengamati pengaruh pemberian ekstrak biji jagung terhadap eksplan tanaman nilam aceh. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi (Bagian Tumbuhan) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala mulai Desember 2022 hingga Agustus 2023. Rancangan percobaan dari penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari penambahan ZPT alami dari ekstrak biji jagung pada media MS dengan konsentrasi 2, 6, 12, 18, 24 mg/L dan kontrol berupa media MS tanpa penambahan ekstrak biji jagung. Parameter yang diukur pada penelitian ini yaitu tinggi batang, jumlah tunas, jumlah daun dan jumah akar. Hasil penelitian menunjukkan penambahan ekstrak biji jagung berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diukur. Hasil terbaik pada parameter tinggi batang dan jumlah akar adalah pada perlakuan P0 dan hasil terbaik pada parameter jumlah tunas dan jumlah daun adalah pada perlakuan P1.


Kata kunci: Nilam aceh (Pogostemon cablin Benth.), ekstrak biji jagung, media MS.

Patchouli (Pogostemon cablin Benth.) is an essential oil producing plant which has high demand in the market. The high demand for patchouli can be met by using in-vitro culture methods that produce the seed same like their parents so that can being the patchouli with best condition. In-vitro culture media and plant growth regulators (PGR) are the keys to the success of culture. The study was conducted using natural PGR of corn seed extract (Zea mays L.) on in-vitro culture media with the aim of observing the effect of corn seed extract on Patchouli plant explants. The research was conducted at the Physiology Laboratory (Plant Parts), Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Syiah Kuala University from December 2022 to August 2023. The experimental design of this study was a Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatments and 5 replications. The treatment consisted of adding natural PGR from corn seed extract to MS media with concentrations of 2, 6, 12, 18, 24 mg/L and control wichh is MS media without adding corn seed extract. The parameters measured in this study were stem height, number of shoots, number of leaves and number of roots. The results of this research showed that the addition of corn seed extract had significant effect to all parameters. The best result in stem height and number of roots parameters were in P0 treatment and the best result in number of buds and number of leaves were in P1 treatment. Keywords: Patchouli (Pogostemon cablin Benth.), Corn seed extract, MS media.

Citation



    SERVICES DESK