<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114734">
 <titleInfo>
  <title>KESETARAAN GENDER PADA ORGANISASI MAHASISWA FAKULTAS RNTEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>OSCAR MUHAMMAD HARITS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketidaksetaraan gender pada umumnya sering dialami oleh perempuan, yang &#13;
mengakibatkan keterbatasan perempuan dalam memperoleh haknya. Masyarakat &#13;
sering membedakan peran antara laki-laki dan perempuan dalam bidang &#13;
pendidikan dan publik seperti ekonomi dan politik. ketidaksetaraan gender juga &#13;
sering ditemui pada organisasi mahasiswa di perguruan tinggi. Meskipun aturan &#13;
mengenai kesetaraan gender tersebut sudah ada dalam ruang lingkup akademik, &#13;
namun peran wanita dalam pendidikan dan berorganisasi masih sangat minim, &#13;
padahal kesempatan bagi kaum perempuan sudah sangat terbuka lebar dalam &#13;
ranah pendidikan dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk &#13;
mendeskripsikan bagaimanakah kesetaraan gender pada organisasi mahasiswa &#13;
Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode &#13;
kualitatif deskriptif yakni hanya terbatas pada bahasan untuk menggambarkan &#13;
suatu masalah, keadaan atau peristiwa secara objektif, sistematis dan cermat &#13;
melalui metode wawancara untuk pengumpulan data. Teori yang digunakan yaitu &#13;
nurture yang berfokus pada peran, fungsi, tanggung jawab pemimpin dalam &#13;
organisasi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan metode &#13;
purposive sampling, sedangkan untuk menganalisis data dengan cara pencandraan &#13;
(deskripsi) dan penyusunan transkrip interview. Hasil penelitian menunjukkan &#13;
kesetaraan gender sebagai pemimpin pada organisasi Badan Eksekutif Fakultas &#13;
Teknik Universitas Syiah Kuala, belum terwujud sepenuhnya. Hal ini dikarenakan &#13;
masih terdapatnya bias gender, pengalaman leadership yang sangat minim dan &#13;
sarana prasarana yang belum mendukung. &#13;
Kata Kunci: Kesetaraan gender, BEM, Kepemimpinan, Teori Nurture</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114734</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-13 13:36:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-13 15:18:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>