<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114717">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH APLIKASI EKSTRAK N-HEKSANA BABADOTAN (AGERATUM CONYZOYIDES L.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN AKTIVITAS FISIOLOGI GULMA BAYAM DURI (AMARANTHUS SPINOSUS L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUCHAMMAD AZZAM ARIQ RAMADHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai dampak ekstrak n-heksana dari babadotan terhadap pertumbuhan dan aktivitas fisiologi gulma bayam duri (Amaranthus spinosus L.). Penelitian ini dilaksanakan dari Desember 2022 hingga April 2023 di Laboratorium Ilmu Gulma, Jurusan Agroteknologi, Kebun Percobaan 2 Pertanian, dan Ruang Analisis Sampel, Jurusan Kimia FMIPA, Universitas Syiah Kuala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Fakultas Lengkap (RAL) dengan pola non faktorial yang mencakup 6 perlakuan berbeda, yaitu K0 = Kontrol positif (herbisida 2, 4-D), K1 = Kontrol negatif (aquades), K2 = Konsentrasi ekstrak 5%, K3 = Konsentrasi ekstrak 10%, K4 = Konsentrasi ekstrak 15%, K5 = Konsentrasi ekstrak 20%, dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat total 18 unit percobaan, setiap unit percobaan terdiri dari 5 pot, sehingga jumlah total unit percobaan adalah 90. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak n-heksana babadotan pada konsentrasi 15% menghasilkan efek terbaik dan tidak berbeda secara signifikan dengan konsentrasi 20% dan 2,4-D dalam kemampuannya untuk mematikan gulma pada 7 Hari Setelah Aplikasi (HSA) dan dapat menghambat pertumbuhan tinggi, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan laju transpirasi gulma bayam duri. Hasil fitokimia ekstrak n-heksana babadotan mengandung beberapa senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid dan terpenoid.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114717</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-13 12:02:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-13 12:07:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>