<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114604">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI ATURAN PENGGUNAAN RUMPON PADA KAPAL PURSE SEINE MENURUT HUKUM ADAT LAUT DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) SAWANG BA’U KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIFKI SAPUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sawang Ba’u Aceh Selatan melakukan aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan alat bantu seperti speedboat, mesin katrol, lampu sebagai penerangan dan rumpon untuk mengumpulkan ikan. Rumpon merupakan alat bantu pengumpul ikan yang menggunakan bahan seperti daun kelapa, daun pinang, daun nipah dan benda padat lainnya. Penggunaan rumpon dapat menghemat biaya operasional, menghemat waktu menuju daerah pengkapan dan menghemat bahan bakar, maka dari itu banyak nelayan meletakkan rumpon tanpa memperdulikan jarak seperti yang sudah diatur didalam keputusan musyawarah penegasan dan pengukuhan hukom adat la’ot Kabupaten Aceh Selatan no 17 tahun 2010 yang berlaku di Aceh Selatan. Memasang rumpon tanpa melakukan proses perizinan pemasangan rumpon dan ada rumpon yang tidak menggunakan tanda pengenal dipelampung tanda. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk megetahui bagaimana permasalahan yang sering terjadi pada penggunaan rumpon dan kepatuhan nelayan penerapan penerapan hukum adat laut dalam penggunaan rumpon sebagai alat bantu di PPI Sawang ba’u, Aceh Selatan. Penelitian akan dilaksanakan pada bulan Februari 2023 di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sawang Ba’u, Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini merupakan metode deskriptif kualitatif yang fokus pada pengamatan mendalam dan cenderung manggunakan analisis. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya para nelayan yang menggunakan rumpon di PPI Sawang Ba’u masih belum sepenuhnya mengikuti aturan yang telah diterapkan baik dari KKP atau DKP maupun didaerah tersebut. pemasangan rumpon yang tidak melakukan proses perizinan yang sesuai dengan peraturan, jarak peletakan rumpon yang berdekatan yaitu kurang dari 3 mill dari rumpon satu dengan rumpon lannya dan tidak menggunakan tanda pengenal pada pelampung tanda rumpon.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Rumpon, PPI, Penerapan, Aturan, Kepatuhan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114604</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-12 12:38:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-12 14:48:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>