<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114597">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN MODUL AJAR PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS BLENDED LEARNING DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asra Maulisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Implementasi kurikulum merdeka pada jenjang pendidikan mengharuskan guru untuk mengembangkan modul ajar dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan arah yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar problem based learning berbasis blended learning yang layak diterapkan pada kurikulum merdeka. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development dengan model pengembangan ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation dan evalutation. Pada pelaksanaan penelitian ini hanya terbatas sampai tahap development  saja. Kelayakan modul ajar diukur dengan hasil validasi modul ajar, dan hasil respon guru dan siswa. Subjek pada penelitian ini adalah guru mata pelajaran fisika dan siswa kelas XI di SMA Methodist Banda Aceh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi modul ajar oleh ahli dan praktisi, angket respon guru dan siswa. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil keseluruhan validasi modul ajar oleh ahli materi menunjukkan skor sebesar 99,7%, ahli konstruksi 91,5% dan praktisi 90% yang termasuk kategori sangat valid. Selain itu diperoleh hasil penelitian angket respon guru menunjukkan  skor sebesar 90%  dan angket respon siswa sebesar 86% yang termasuk kedalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan modul ajar problem based learning berbasis blended learning layak diterapkan dalam implementasi kurikulum merdeka.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114597</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-12 11:47:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-12 14:39:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>