<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114575">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DI SMA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAIZA MULIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bimbingan klasikal merupakan sebuah layanan yang diberikan kepada peserta didik dalam satu rombongan belajar, dilaksanakan di kelas dalam bentuk tatap muka antara guru Bk sekolah dengan peserta didik dan bersifat pencengahan, pengembangan, dan pemeliharaan. Tujuan layanan bimbingan klasikal ini, bertujuan untuk membantu peserta didik/konseli dalam mencapai perkembangan secara optimal mulai dari bidang sosial, pribadi, belajar dan karier serta dapat berperilaku baik dan untuk membantu peserta didik agar dapat mencapai tugas perkembangannya dan kemandirian dalam kehidupannya. Adapun tujuan penelitian ini untuk menggambarkan dan menganalisis proses pelaksanaan layanan bimbingan klasikal di SMA Kota Banda Aceh. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang di berikan secara online kepada guru Bk dan dianalisis secara statistik deskriptif dan presentase. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh guru bk SMA di Kota Banda Aceh yang berjumlah 38 dengan menggunakan teknik total sampling. Selanjutnya berdasarakan hasil distribusi frekuensi faktor penghambat layanan bimbingan klasikal menunjukkan bahwa pengetahuan guru Bk di kota Banda Aceh tergolong dalam kategori sedang. Dari hasil data kuesioner menunjukkan faktor yang kerap muncul yaitu tentang pengetahuan (knowledge) guru Bk dengan nilai mean 51,54, pada aspek ini guru harus menguasai konsep dan praksis asasmen untuk memahami kondisi,kebutuhan dan masalah konseli. Aspek yang paling rendah terdapat pada sikap (attitude) dengan nilai mean 12,23, pada aspek ini guru memiliki sikap ketertarikan terhadap pemberian layanan bimbingan klasikal agar proses pemberian layanan dapat berjalan dengan baik. Dan pada aspek kemampuan (skill), pemahaman (understanding), nilai (value) dan minat (interest) guru Bk di kota Banda Aceh berada pada kategori sedang. Data-data tersebut diperoleh berdasarkan hasil deskripsi variabel per aspek yang telah di uji oleh peneliti.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114575</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-11 23:40:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-12 10:32:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>