<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114561">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH UKURAN PARTIKEL TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS PAPAN PARTIKEL TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN PEREKAT RESIN EPOKSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DESTI MUTIARA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Dalam pengoperasian industri kelapa sawit menghasilkan limbah, salah satunya adalah limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang hingga saat ini belum dilakukan daur ulang limbah yang maksimal. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan limbah tersebut menjadi material baru yaitu komposit papan partikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel terhadap sifat fisis (kerapatan, porositas, dan pengembangan tebal) dan sifat mekanis (modulus elastisitas dan modulus patah) pada material komposit yang dihasilkan. Variasi ukuran partikel yang digunakan adalah 60, 80, 100, 120, dan 140 mesh dengan komposisi TKKS dan perekat adalah 80% : 20%. Komposit papan partikel dibuat dengan metode pressing dengan ukuran sampel 15 cm x 15 cm dan ketebalan berkisar antara 0,6 cm sampai 1,0 cm. Hasil pengujian menunjukkan nilai sifat fisis papan partikel paling baik diperoleh pada sampel dengan ukuran partikel 140 mesh. Nilai kerapatan berbanding terbalik dengan nilai porositas dan pengembangan tebal, semakin tinggi nilai kerapatan spesimen uji maka nilai porositas dan pengembangan tebal menurun. Pada sampel ukuran partikel 140 mesh diperoleh nilai kerapatan tertinggi yaitu sebesar 1,101 g/cm3, sedangkan nilai porositas dan pengembangan tebalnya berturut-turut adalah 9,08% dan 7,37%. Untuk pengujian sifat mekanis mengalami peningkatan seiring dengan semakin kecilnya ukuran partikel yang digunakan. Nilai modulus elastisitas dan modulus patah paling tinggi berturut-turut adalah 244,471 kgf/mm2 dan 2,327 kgf/mm2 (sampel 140 mesh). Berdasarkan sifat-sifat yang dimilikinya, papan partikel dengan ukuran partikel 100, 120, dan 140 mesh memenuhi standar pengujian sifat fisis dan mekanis yang telah dipersyaratkan dalam ANSI (American national Standard Institute), namun papan partikel dengan ukuran partikel 60 dan 80 mesh belum memenuhi standar persyaratan yang ditetapkan oleh ANSI.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Papan Partikel, Tandan Kosong Kelapa Sawit, Resin Epoksi, Sifat Fisis, Sifat Mekanis&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HEAT TRANSFER-PHYSICS</topic>
 </subject>
 <classification>536.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114561</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-11 18:02:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-12 10:48:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>