<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114556">
 <titleInfo>
  <title>CAPACITY BUILDING DEWAN PERWAKILAN RAKYAT ACEH DALAM MENINGKATKAN PENCAPAIAN PROGRAM LEGISLASI DAERAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fahira Otrisya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kinerja DPRA diukur berdasarkan persentase penyelesaian Qanun sampai dengan tahun 2022 adalah sebesar 53% (40 Qanun), dengan persentase tingkat capaian kinerja sebesar 56% dari target yang telah ditetapkan 95%. Sehingga penting bagi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh untuk melaksanakan  capacity building untuk meningkatkan kinerja dan kualitas lembaga legislatif yang berkaitan   dengan kemampuan dan keterampilan secara efektif. Tujuan penelitian; 1) Untuk mengetahui, mempelajari, dan mengamati capacity building Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dalam meningkatkan pencapaian program legislasi daerah. 2) Untuk mengetahui dan mempelajari kendala yang dihadapi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dalam meningkatkan pencapaian program legislasi daerah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan adalah teori capacity building Marilee S. Grindle dengan tiga indikator yaitu; pengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi dan reformasi kelembagaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan capacity building pada Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dalam meningkatkan pencapaian program legislasi  daerah  masih  perlu  ditingkatkan.  Capacity building  dengan  indikator sumber daya manusia dengan sub bagian pelatihan dan kondisi kerja masih perlu ditingkatkan, untuk indikator gaji dan perekrutan sudah terlaksana dengan baik. Kemudian penguatan organisasi dengan indikator pemberian intensif, kepemimpinan, komunikasi, pemanfaatan personil dan struktur manajerial masih perlu di tingkatkan, untuk sub bagian budaya organisasi sudah terlaksana dengan baik. Terakhir, reformasi kelembagaan dengan sub bagian aturan main ekonomi dan rezim politik, perubahan kebijakan dan regulasi, dan reformasi struktur birokrasi sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan terlaksana dengan baik. Adapun   kendala   Dewan   Perwakilan   Rakyat   Aceh   dalam   meningkatkan pencapaian program legislasi daerah  yang pertama, adalah kurangnya kualitas sumber daya manusia. Kedua, kurangnya pemanfaatan sumber daya manusia dan ketiga, adalah konflik politik antara eksekutif dan legislatif. Maka dari itu, diperlukan suatu upaya perbaikan dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi dan reformasi kelembagaan untuk dapat memperbaiki dan lebih memaksimalkan kinerja fungsi legislasi.&#13;
&#13;
Kata  Kunci:  Capacity  Building,  Dewan  Perwakilan  Rakyat  Aceh,  Program&#13;
Legislasi Daerah &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114556</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-11 16:52:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-12 08:28:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>