ANALISIS PERBANDINGAN QUALITYY OF SERVICE (QOS) PADA ETHERCHANNEL DENGAN MENGGUNAKAN LACP DAN PAGP | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PERBANDINGAN QUALITYY OF SERVICE (QOS) PADA ETHERCHANNEL DENGAN MENGGUNAKAN LACP DAN PAGP


Pengarang

Muhammad Ariefzky - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhd. Iqbal - 197705082003121003 - Dosen Pembimbing I
Rasudin - 197410011999031001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1408107010032

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Informatika (S1) / PDDIKTI : 55201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA (S1)., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jaringan komputer merupakan kumpulan bermacam-macam komponen perangkat keras yang saling terhubung atau terkoneksi antara satu dengan yang lainnya melalui media perantara seperti kabel ataupun media tanpa kabel dan digunakan untuk berbagi sumber data. Komputer yang berada dalam jaringan komputer akan menggunakan protokol yang memungkinkan semua komputer dapat saling berkomunikasi. Dengan demikian dibutuhkan juga pemahaman dalam memenuhi kebutuhan jaringan yang maksimal untuk keperluan lalu lintas data. Protokol etherchannel dapat menjadi salah satu solusi untuk menggabungkan beberapa port menjadi satu jalur dalam satu buah port group. Etherchannel dapat mengatasi kerusakan apabila salah satu port mengalami gangguan koneksi, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan port yang lainnya dalam port yang sama. Protokol ini sangat mendukung di jaringan yang bekerja secara optimal. Link control aggregation protocol (LACP) dan Port aggregation protocol (PAgP) merupakan protokol etherchannel yang dapat digunakan untuk memaksimalkan jaringan komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kedua protokol etherchannel untuk meningkatkan kecepatan koneksi antar switch dan router. Untuk membandingkan kinerja kedua protokol ini digunakan pengujian quality of service (QoS), dimana parameter yang digunkan untuk pengujian adalah packet loss dan throughput. Topoplogi pada penelitian ini dibagi menjadi 2 area, area A dan area B. Jaringan pada area A yang akan diuji sedangkan jaringan pada area B digunakan untuk mengganggu traffic pada area A. Skenario pada pengujian ini dilakukan dengan pengiriman paket selama 3 menit dari area B ke area A. Ukuran beban yang digunakan bervariasi, dimulai dari 100 bytes, 1000 bytes dan 16000 bytes. Hasil dari pengolahan data tersebut mendapatkan 2 parameter pengukur kinerja jaringan, yaitu packet loss dan throughput. Dari hasil pengujian, dengan menggunakan protokol LACP, jaringan yang dihasilkan lebih bagus dibandingkan dengan protokol PAgP.

A computer network is a collection of various hardware components that are interconnected or connected to each other through intermediary media such as cables or wireless media and used to share data sources. Computers that are in a computer network will use a protocol that allows all computers to communicate with each other. Thus an understanding is also needed in meeting the maximum network needs for data traffic purposes. The etherchannel protocol can be a solution to combine several ports into one line in one port group. Etherchannel can solve the problem if one of the ports has a connection problem, this can be solved by using another port on the same port. This protocol is very supportive in a network that works optimally. Link control aggregation protocol (LACP) and Port aggregation protocol (PAgP) are etherchannel protocols that can be used to maximize computer networks. The purpose of this study is to compare the two etherchannel protocols to increase the connection speed between switches and routers. To compare the performance of these two protocols, quality of service (QoS) testing is used, where the parameters used for testing are packet loss and throughput. The topology in this study is divided into 2 areas, area A and area B. The network in area A to be tested while the network in area B is used to disrupt traffic in area A. The scenario in this test is carried out by sending packets for 3 minutes from area B to area B. area A. The load size used varies, starting from 100 bytes, 1000 bytes and 16000 bytes. The results of the data processing get 2 parameters measuring network performance, namely packet loss and throughput. From the test results, using the LACP protocol, the resulting network is better than the PAgP protocol.

Citation



    SERVICES DESK