<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114499">
 <titleInfo>
  <title>COLLEGE STUDENTS PERCEPTION TOWARD THE USE OF TIKTOK APPLICATION FOR ENGLISH LEARNING BEYOND THE EFL CLASSROOM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suci indah sari mas</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian kualitatif ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa tentang penggunaan TikTok sebagai media belajar Bahasa Inggris di luar kelas. Data dalam penelitian ini diperoleh dari 29 mahasiswa semester 8 dan 5 mahasiswa semester 6 sebagai perwakilan mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode survei kualitatif dengan menggunakan open endid questionnaire sebagai instrumen penelitian. Pertanyaan kuesioner tersebut diadopsi dari Yang (2020), Manggo dkk (2022), serta Novitasari dan Addinna (2022). Peneliti menggunakan teknik analisis dasar yang dikembangkan oleh Gay et al (2011) untuk menganalisis data dari questionnaire. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa antusias menggunakan TikTok untuk belajar bahasa Inggris, baik di dalam maupun di luar kelas. Tik Tok dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran bahasa Inggris di luar kelas untuk membantu siswa memperluas pengetahuan Bahasa Inggris mereka dan mendapatkan akses ke berbagai materi pembelajaran otentik dari penutur asli. Selain itu, siswa menyebutkan tantangan mereka, seperti koneksi internet yang buruk, kebutuhan data internet yang besar, penyimpanan ponsel yang terbatas, dan konten yang tidak pantas. Mereka membutuhkan dosen yang menggunakan TikTok sebagai media pembelajaran di kelas agar mereka lebih mengenal TikTok.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114499</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-09 21:48:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-11 08:54:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>