<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114483">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DENGAN KONTEKS ISLAMI UNTUK MENDUKUNG KURIKULUM MERDEKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Nadia Rachmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Matematika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kurikulum merdeka merupakan upaya pemulihan pembelajaran akbibat dampak negatif dari pandemi Covid-19 terhadap dunia pendidikan yaitu terjadinya learning loss. Salah satu karakteristik dari kurikulum merdeka adalah adanya fleksibiltas bagi guru dalam melakukan pembelajaran sehingga dapat pembelajaran dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan peserta didik dan sesuai dengan konteks dan muatan lokal. Pembelajaran matematika adalah pelajaran yang penting dalam meningkatkan kemampuan intelektual peserta didik. Namun objek dalam pembelajaran matematika bersifat abstrak sehingga tidak jarang guru dan peserta didik mengalami kendala dalam proses pembelajaran. Pembelajaran matematika realistik merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru. Melalui pembelajaran matematika realistik, peserta didik diberi kesempatan untuk membangun pengetahuan dan pemahaman mereka sendiri melalui penggunaan situasi nyata. Situasi nyata akan digunakan sebagai titik awal pembelajaran. Hal ini sesuai dengan konsep dari kurikulum merdeka yang membebaskan penggunaan berbagai konteks dan muatan lokal. Konteks islami merupakan salah satu konteks yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar peserta didik melalui penerapan pembelajaran matematika realistik dengan konteks islami pada materi statistika. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian one-shot case study. Adapun instrumen yang digunakan berupa soal hasil belajar untuk mengukur pemahaman peserta didik. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan statistik uji-t dengan menggunakan uji pihak kanan. Dari hasil pengolahan data, diperoleh t-hitung=2,3387 dan t-tabel=1,711. Oleh karena t-hitung&gt;t-tabel yaitu 2,3387&gt;1,711, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa peserta didik dapat mencapai ketuntasan hasil belajar setelah penerapan pembelajaran matematika realistik dengan konteks islami pada materi statistika.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114483</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 16:48:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 16:50:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>