<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114472">
 <titleInfo>
  <title>GAYA HIDUP MAHASISWI DI BANDA ACEH (STUDI GAYA KONSUMSI MAHASISWI PIDIE DI KOTA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MISRATUN NAJA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banda  Aceh  merupakan  kota  terbesar  dan  merupakan  pusat  kota  di  Aceh. Masyarakat  yang  tinggal  di  Kota  Banda  Aceh  tidak  hanya  penduduk  asli,    tapi juga masyarakat pendatang  yang berasal dari berbagai daerah. Laju pertumbuhan masyarakat Kota Banda Aceh disebabkan karena melihat bahwa peluang kerja di daerah  Banda  Aceh  lebih  besar.  Hal  ini  menjadi  daya  tarik  masyarakat  baik  dari kalangan  dewasa  maupun  pelajar.  Selain  tujuan  bekerja  kota  Kota  Banda  Aceh menjadi  sasaran    pelajar  untuk  menimba  ilmu  dijenjang  universitas.  Bangunan- bangunan tinggi dijumpai di daerah Banda Aceh seperti pusat perbelanjaan, pusat pemerintahan,  dan  pusat  perdagangan.  Kondisi  demikian  yang  memberikan perubahan bagi mahasiswa perantau  yang berasal dari Pidie ke kota  Banda Aceh untuk  menuntut  ilmu.  Penelitian  ini  mengkaji  mengenani  perubahan  gaya  hidup mahasiwi  yang  datang  dari  Pidie  ke  Kota  Banda  Aceh.  Penelitian  ini  menggunakan  penelitian  kualitatif  dengan  pengambilan  data  wawancara  dan observasi.  Hasil  penelitian  ini  dapat  di  simpulkan  bahwa  perubahan  yang  terjadi pada  informan  adalah  perubahan  gaya  hidup  meliputi  cara  berpakaian  yang cenderung memilih produk branded, kebiasaan nongkrong dan kosumsi makanan cepat saji. Kondisi demikian terjadi karena proses pergeseran budaya dari daerah yang  cenderung  sederhana  menjadi  budaya  kota  yang  identik  dengan  kehidupan mall  dan  nongkrong,  sehingga  bukan  hanya  cara  berpakaian  yang  yang  berubah namun pola kebiasaan mahasiswa daerah Pidie juga mengalami perubahan.  &#13;
Kata Kunci: Mahasiswi Perantau, Perubahan Gaya Hidup</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114472</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 15:35:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 16:05:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>