Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEMATANGAN EMOSI PASANGAN MENIKAH MUDA
Pengarang
Muna mulianandar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Syaiful Bahri - 196012191986031001 - Dosen Pembimbing I
Jamilah Aini Nasution - 199107032019032024 - Dosen Pembimbing II
Martunis - 196212311987021052 - Penguji
Khairiah - 198810182017032101 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1906104030076
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kemampuan untuk menilai situasi secara kritis merupakan salah satu reaksi emosional yang menunjukkan seseorang matang secara emosi. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kematangan emosi perempuan yang menikah muda. Sampel penelitian ini berjumlah 62 perempuan yang menikah muda di Lhokseumawe dengan menggunakan teknik penarikan sampel yaitu total sampling. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan Skala Kematangan Emosi Pasangan Menikah Muda. Teknik analisis yang digunakan adalah data deskriptif persentase. Adapun hasil penelitian yaitu menunjukkan bahwa kematangan emsoi perempuan menikah muda berada pada klasifikasi Sedang dengan nilai rata-rata 111. Berdasarkan hasil penelitian dari pembahasan pada bagian sebelumnya adalah pasangan menikah muda memperoleh klasifikasi Sedang, yang artinya gambaran kematangan emosi pasangan menikah muda berdasarkan aspek kematangan emosi ada pada klasifikasi Sedang
The Skill of critically assess a situation is one of the emotional reactions that shows a person is emotionally mature. This research aims to describe the emotional maturity of women who marry young. The sample of this study was 62 women who married young in Lhokseumawe using a sampling technique, namely total sampling. The research approach used is descriptive quantitative and data collection techniquesare carried out by distributing the Emotional Maturity Scale of Young Married Couples. The analysis technique used is percentage descriptive data. The result of the study show that the emotional maturity of women who marry young is in the Medium classification with an average value of 111. Based on the result of the research discussed in the previous section, young married couples receive a Medium classification, which means that the description of the emotional maturity of young married couples based on aspects of emotional maturity is in the moderate category.
HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DENGAN PENYESUAIAN PERKAWINAN PADA DEWASA AWAL (Dini Andriani, 2017)
KOMUNIKASI ANTAR-BUDAYA DALAM KELUARGA CAMPURAN (STUDI TENTANG PENGELOLAAN EMOSI DAN KOMITMEN MEMPERTAHANKAN RUMAH TANGGA PADA KELUARGA CAMPURAN TIONGHOA-ACEH DI BANDA ACEH) (IRHAM SYAHPUTRA, 2019)
GAMBARAN PEMAHAMAN KESIAPAN MENIKAH SISWARNDI SMA PIDIE JAYA (NURUL ALIYAH, 2024)
HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL REMAJA YANG MENGIKUTI KEGIA TAN EKSTRAKURIKUL ER DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN ) DARUSSALAM AEH BESAR TAHUN 2011 (Eramayawati, 2023)
PERBEDAAN KEPUASAN PERNIKAHAN DITINJAU DARI PERAN DALAM PERNIKAHAN PADA INDIVIDU YANG MENIKAH MUDA (NIBRAS ADILA ABRAR ZYM, 2023)