<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114452">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI DAN PENILAIAN INDEKS KONDISI BANGUNAN DAN PENENTUAN URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN DAN PEMELIHARAAN BANGUNAN (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>RUANG KULIAH GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Dwita Rahma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gedung A, Gedung D3 Teknik dan Gedung PPI merupakan gedung-gedung yang dimiliki Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala dengan salah satu fasilitas yang ada berupa ruang kuliah. Sehubungan dengan umur bangunan dan fasilitasnya saat ini, sudah terdapat beberapa kerusakan yang terlihat pada komponen-komponennya. Maka perlu dilakukan evaluasi mengenai perbaikan dan pemeliharaan yang baik untuk mencegah terjadinya penurunan kinerja bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kerusakan komponen, menentukan nilai indeks kondisi dan menentukan urutan prioritas perbaikan dan pemeliharaan ruang kuliah Gedung Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini dimulai dengan melakukan identifikasi kondisi fisik ruang kuliah guna mendapatkan data kerusakan komponen. Penyebaran kuesioner terhadap responden untuk mendapatkan penilaian kepentingan antar komponen yang kemudian dianalisa menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot komponen dan dikolaborasikan dengan data kerusakan untuk mendapatkan nilai indeks kondisi bangunan. Adapun hasil penelitian menunjukkan jenis kerusakan pada komponen ruang kuliah Gedung Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala sebagian besar pada komponen arsitektur dan utilitas. Nilai Indeks Kondisi Bangunan (IKB) yang didapatkan untuk Gedung A sebesar 87,48%, Gedung D3 Teknik sebesar 97,51% dan Gedung PPI sebesar 92,69%, menunjukkan ketiga gedung termasuk dalam zona 1 dengan kriteria kondisi baik sekali. Prioritas tertinggi dalam urutan perbaikan dan pemeliharaan adalah Gedung A, dilanjutkan dengan Gedung PPI dan Gedung D3 Teknik. Urutan pertama prioritas perbaikan dan pemeliharaan komponen adalah struktur dengan bobot 60,3%, dilanjutkan dengan utilitas 28,1% dan arsitektur 11,6%. Sedangkan untuk elemen dan sub elemen prioritas tertinggi terletak pada kolom dengan bobot 22,6% dan prioritas terendah pada penutup lantai karpet dengan bobot 0,3%.&#13;
&#13;
Kata kunci: indeks kondisi bangunan, AHP, prioritas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114452</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 11:19:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 11:25:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>