<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114445">
 <titleInfo>
  <title>PENGOPTIMALAN MASALAH NONLINIER DALAM MEMINIMUMKAN BIAYA PRODUKSI MENGGUNAKAN SEPARABLE PROGRAMMING DAN ALGORITMA GENETIKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NANDA FAZILAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
“Lanting Bumbu An-Nisa” merupakan usaha yang memproduksi makanan khas &#13;
Kebumen yaitu lanting. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk model nonlinier &#13;
dari fungsi tujuan pada kasus meminimumkan biaya produksi serta jumlah produk &#13;
yang harus diproduksi oleh Lanting Bumbu An-Nisa. Adapun metode yang &#13;
digunakan adalah separable programming dan Algoritma Genetika. Penerapan &#13;
metode separable programming dilakukan dengan mentransformasikan fungsi tujuan &#13;
nonlinier serta kendala sehingga menghasilkan fungsi tujuan dan kendala berbentuk &#13;
linier yang selanjutnya diselesaikan dengan menerapkan metode Algoritma genetika. &#13;
Penerapan metode tersebut menghasilkan solusi bahwa “Lanting Bumbu An-Nisa” &#13;
harus memproduksi lanting rasa bawang sebanyak 250 kemasan, lanting rasa keju &#13;
sebanyak 750 kemasan, lanting rasa pedas manis sebanyak 500 kemasan dan lanting &#13;
rasa jagung sebanyak 500 kemasan dengan biaya produksi yang harus dikeluarkan &#13;
sebesar Rp 12.706.037,29. Model nonlinier yang terbentuk dalam permasalahan ini &#13;
juga diselesaikan langsung menggunakan metode algoritma genetika yang &#13;
menghasilkan solusi bahwa “Lanting Bumbu An-Nisa” harus memproduksi lanting &#13;
rasa bawang sebanyak 533 kemasan, lanting rasa keju sebanyak 507 kemasan, &#13;
lanting rasa pedas manis sebanyak 505 kemasan dan lanting rasa jagung sebanyak &#13;
455 kemasan dengan biaya produksi yang harus dikeluarkan sebesar Rp &#13;
11.213.943,55. Penerapan kedua metode tersebut menghasilkan selisih biaya &#13;
produksi sebesar Rp 1.492.093,74. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa &#13;
penyelesaian model nonlinier yang langsung diselesaikan dengan algoritma genetika &#13;
menghasilkan biaya produksi yang lebih minimal sebesar 11,74% dari biaya yang &#13;
diselesaikan dengan separable programming. &#13;
Kata kunci: Optimasi, Pemrograman Nonlinier, Separable Programming, Algoritma &#13;
Genetika</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114445</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 10:27:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 10:31:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>