<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114431">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN KANTONG FILTRASI AIR MINUM BERBAHAN DASAR MEMBRAN FORWARD OSMOSIS (FO) SELULOSA ASETAT DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUYUN NAZIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengembangan membran Forward Osmosis (FO) menjadi salah satu metode alternatif untuk penyediaan air minum dalam keadaan darurat. Pada penelitian ini telah dikembangkan kantong air minum berbasis membran FO dengan menggunakan selulosa asetat dari selulosa isolasi tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai bahan dasar membran. FT-IR dan SEM digunakan untuk mengkonfirmasi keberhasilan sintesis dari selulosa asetat. Penentuan kadar asetil dan derajat substitusi menunjukkan jenis selulosa asetat yang dihasilkan adalah selulosa monoasetat, dengan kadar asetil dan derajat substitusi masing-masing adalah 23,24% dan 1,13. Membran FO selulosa asetat dibuat dengan komposisi selulosa monoasetat 13%, aseton 15,5%, 1,4-dioksan 22,5%, metanol 3%, asam laktat 1%, dan PVP 1,5%. Membran selulosa asetat yang digunakan untuk pembuatan kantong air minum mempunyai ketebalan 0,145 mm, porositas 13,68 %, kekuatan tarik 8,04 kgf/mm2, swelling degree 11,11 %, serta elongasi sebesar 16,14 %. Kantong air minum dibuat dari kombinasi plastik polipropilen dan aluminium foil serta membran FO didalamnya. Kantong air minum ini dapat diaplikasikan untuk pemurnian air payau menjadi air minum berenergi, yang dapat digunakan untuk penyediaan air minum keadaan darurat. Pengujian proses FO dilakukan dengan menggunakan larutan penarik berupa sukrosa dengan konsentrasi yang diaplikasikan yaitu 0,5 M, 1 M, 1,5 M, dan 2 M, dalam waktu 1 jam. Membran FO menghasilkan nilai fluks air tertinggi pada larutan penarik sukrosa 2 M sebesar 5,25 L/m2jam. Kualitas air produk FO yang dihasilkan setalah uji parameter pH, TDS, salinitas dan konduktivitas telah memenuhi standar air minum berdasarkan peraturan PERMENKES:492/MENKES/PER/IV/2010. Kantong air minum berbasis membran FO selulosa asetat berpotensi digunakan sebagai solusi alternatif untuk penyediaan air minum berenergi dalam keadaan darurat.&#13;
Kata kunci : kantong air minum, membran FO, selulosa asetat, keadaan darurat&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114431</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-07 21:34:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 09:48:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>