<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114398">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IMPLEMENTASI SKENARIO CARRIER AGGREGATION UNTUK PENINGKATAN THROUGHPUT PADA JARINGAN 5G KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIDHO WAHYU SYAPUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada 2010, teknologi 4G Long Term Evolution (LTE) rilis 10 hadir dengan memperkenalkan fitur baru pada LTE yang disebut Carrier Aggregation (CA) yang dapat mengumpulkan Carrier Component (CC) untuk meningkatkan bandwidth hingga kecepatan 450 Mbps pada sisi downlink. Sama seperti fitur LTE, teknologi 5G juga dibekali fitur Carrier Aggregation (CA) yang mampu menggabungkan dua atau lebih Carrier Component (CC) sehingga dapat memenuhi kebutuhan trafik layanan yang tinggi. Pada penelitian ini membahas analisis teknik skenario carrier aggregation untuk peningkatan throughput pada jaringan 5G Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Carrier Aggregation Deployment Scenarios (CADS) pada jaringan 5G dan melakukan analisis dari kelima teknik skenario CADS untuk menentukan teknik CADS yang paling optimal untuk diimplementasikan pada Kota Banda Aceh. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan metode Deployment Scenario yang dirilis oleh 3GPP pada realese 10 yang diimplementasikan dengan menggunakan software Atoll. Hasil atau keluaran dari penelitian ini dapat diketahui bahwa dari segi cakupan  maupun peningkatan throughput teknik CADS V merupakan skenario paling optimal untuk diimplementasikan dengan persentase peningkatan cakupan sebesar 145,74% atau dengan luas area cakupan 30,11 Km2 dan pada segi throughput nilai awal maksimal 191 Mbps menjadi 382 Mbps dengan persentase peningkatan sebesar 200%.&#13;
&#13;
Kata kunci: 5G, Carrier Aggregation, CADS, Throughput, Capacity, Atoll.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114398</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-07 15:05:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-07 15:22:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>