<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114362">
 <titleInfo>
  <title>AKUNTABILITAS PEMERINTAHAN DESA DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA PADA TAHUN ANGGARAN 2021-2022 (STUDI KASUS PADA GAMPONG GUE GAJAH KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Satianihda Umri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Akuntansi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk  mengetahui pengelolaan APBDes di Gampong Gue Gajah pada tahun 2021 dan 2022 sebagai pembanding dalam memenuhi prinsip akuntabilitas yang sesuai dengan Permendagri Nomor 20&#13;
Tahun    2018,    Permendes    Nomor    21    Tahun    2020,    dan    Permenkeu&#13;
201/PMK.07/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dokumentasi dan observasi. Hasil dari penelitian adalah Pemerintah Gampong Gue Gajah dalam tahap pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban sudah memenuhi prinsip akuntabilitas. Namun, pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban terdapat satu indikator yang belum sesuai dengan standar peraturan yang berlaku yaitu Pemerintah Gampong belum menyampaikan secara lengkap mengenai informasi pelaksanaan APBG pada media informasi, seperti informasi  mengenai  pelaksana anggaran  kegiatan  dan  tim  pelaksana  kegiatan, serta alamat pengaduan dan tim pelaksana kegiatan terlambat dalam menyampaikan laporan kegiatan. Selain itu, dalam tahap penatausahaan terdapat rasionalisasi kesalahan yang dilakukan aparat desa dalam penginputan data.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Akuntabilitas, Pengelolaan APBDes, Aparat Desa &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114362</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-07 11:49:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-07 12:19:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>