<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114340">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA STRATEGI COPING DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA EMERGING ADULTHOOD DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>diffa bunga salsabilla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Quarter life crisis atau krisis seperempat abad merupakan suatu fenomena krisis identitas akibat dari ketidakstabilan yang dialami individu pada masa emerging adulthood dan berdampak kepada hadirnya perasaan cemas, gelisah, ketakutan yang berlebihan. Quarter life crisis jika tidak dilewati dengan baik dapat menyebabkan depresi dan gangguan psikologis, sehingga dibutuhkan usaha dan perilaku untuk menyeimbangkan ketidakstabilan yang muncul, usaha tersebut dalam psikologi disebut dengan strategi coping. Strategi coping merupakan suatu proses untuk mengatasi ketidakseimbangan antara tuntutan yang dialami dalam suatu situasi yang menekan, mengancam, atau menimbulkan stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara strategi coping dengan quarter life crisis pada emerging adulthood di Kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, penentuan sampel dilakukan menggunakan metode probability samping dengan jenis cluster random sampling dan disproportionate stratified random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 360 individu. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Brief-COPE dan skala The Developmental Crisis Questionnaire (DCD-12). Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan yang negatif antara problem focused coping dengan quarter life crisis dengan nilai koefisien korelasi (r) = -0.187, dan nilai signifikansi (p) = 0.000 (p0.05), dan terdapat hubungan yang positif antara avoidant coping dengan quarter life crisis dengan nilai koefisien korelasi (r) = 0.329, dan nilai signifikansi (p) = 0.000 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114340</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-07 09:04:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-07 11:24:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>