<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114324">
 <titleInfo>
  <title>PENGUATAN KEWARGANEGARAAN EKOLOGIS BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT KAWASAN LEUSER PINING KABUPATEN GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lahudin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PPKN</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Permasalahan lingkungan dewasa ini menghadapi masalah yang cukup kompleks dan dilematis. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui bagaimana keterkaitan konsep kewarganegaraan ekologis dengan kearifan lokal dalam pelestarian lingkungan pada masyarakat kawasan Leuser Pining Kabupaten Gayo Lues, (2) mengetahui proses penguatan kewarganegaraan ekologis berbasis kearifan lokal dalam pelestarian lingkungan yang diterapkan pada masyarakat kawasan Leuser Pining Kabupaten Gayo Lues, (3) mengetahui apa saja hambatan dalam penguatan kewarganegaraan ekologis berbasis kearifan lokal dalam pelestarian lingkungan pada masyarakat kawasan Leuser Pining Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sumber data dalam penelitian berjumlah 10 orang yang terdiri dari Ketua Forum Harimau Pining, Sekretaris Forum Harimau Pining, Kepala Desa Pining, Sekretaris Desa Pining, Bhabinkamtibmas Desa Pining, dan 5 Masyarakat Desa Pining. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa keterkaitan konsep kewarganegaraan ekologis dengan kearifan lokal (1) kewarganegaraan ekologis mendorong masyarakat untuk merasa bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan, (2) kewarganegaraan ekologis memperkuat dan menghargai kearifan lokal sebagai aset berharga dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan, (3) kewarganegaraan ekologis menguatkan pendekatan ini dengan mendorong individu untuk menghormati dan melindungi sumber daya alam, (4) konsep kewarganegaraan ekologis juga mendorong kesadaran akan pentingnya partisipasi aktif dalam komunitas dan organisasi yang berfokus pada pelestarian lingkungan. Proses pengutan melalui pertunjukan seni Gayo (didong sesuk, saman, dan bines), musyawarah/mupakat, sosalisasi dan pemasangan spanduk yang bersyairkan/bertema nilai-nilai lingkungan. Ekonomi masyarakat lemah merupakan hambatan dalam proses penguatan kewarganegaraan ekolosi berbasis kearifan lokal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114324</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-06 22:54:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-07 10:43:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>