KEMAMPUAN BINA DIRI ANAK TUNA GRAHITA DALAM KEGIATAN SEHARI-HARI DI SLB NEGERI KEBAYAKAN TAKENGON | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEMAMPUAN BINA DIRI ANAK TUNA GRAHITA DALAM KEGIATAN SEHARI-HARI DI SLB NEGERI KEBAYAKAN TAKENGON


Pengarang
Dosen Pembimbing

Syaiful Bahri - 196012191986031001 - Dosen Pembimbing I
Khairiah - 198810182017032101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1806104030027

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemampuan bina diri merupakan program yang disiapkan agar anak tuna grahita dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya, seperti mengurus diri sendiri, makan, minum, menggunakan toilet sendiri, mengatasi berbagai masalah dalam menggunakan pakaian, memilih pakaian yang cocok, dapat mengancingkan pakaian sendiri, memakai/mengikat tali sepatu, berinteraksi dengan orang lain, dapat bergaul dengan sesama anak tunagrahita, dan juga anak normal pada umumnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kemampuan bina diri anak tuna grahita serta faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi perkembangan kemampuan bina diri pada anak tuna grahita. Sampel dalam penelitian ini ialah siswa kelas 5C di SLB Negeri Kebayakan Takengon. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan wali kelas dan wali murid. Teknik analisa data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Seluruh siswa dapat melakukan kegiatan bina diri dengan baik namun masih perlu intruksi dari orangtua maupun guru, serta perlu ditingkatkan dalam memahami penjelasan yang diberikan; 2) Faktor yang mendukung perkembangan bina diri siswa ialah saat suasana hatinya baik, dan komunikasi serta hubungan yang baik antara wali kelas dan wali murid sehingga menghasilkan keterbukaan mengenai perkembangan siswa. Faktor penghambat perkembangan bina diri siswa yaitu suasana ruang kelas yang bercampur dengan kelas lain yang menyebabkan terganggunya fokus para siswa, orangtua yang tidak aktif dalam mendampingi maupun membimbing siswa saat di rumah serta tidak terbuka dengan wali kelas mengenai kondisi siswa.

The activity of daily living are a program prepared for children with disabilities to develop their abilities, such as taking care of themselves, eating, drinking, using their own toilet, overcoming various problems in using clothes, choosing suitable clothes, being able to button their own clothes, wearing/tying shoelaces, interacting with others, being able to get along with fellow children with intellectual disabilities, and also normal children in general. This study aims to determine activity of daily living for mentally retarded children as well as supporting factors and inhibiting factors that affect the development themselves daily. The sample in this study was 5C class students at SLB Negeri Kebayakan Takengon. The type of research used is qualitative research and data collection techniques through observation and interviews with homeroom teachers and students’ guardians. Data analysis techniques used are data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results showed that 1) All students can do activities well but still need instructions from parents and teachers, and need to be improved in understanding the explanations given; 2) Factors that support the development of student self-help are when the mood is good, good communication and relationships between homeroom teachers and student guardians as to produce openness about student development. The inhibiting factors for students’ are the classroom atmosphere mixed with other classes which disrupts of students’ focus, parents who are not active in accompanying and guiding students at home and are not open with homeroom teachers about student conditions.

Citation



    SERVICES DESK