MOBILITAS SOSIAL MASYARAKAT PENDATANG DI DESA SEDIE JADI KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MOBILITAS SOSIAL MASYARAKAT PENDATANG DI DESA SEDIE JADI KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH


Pengarang

QA’ISMA AZIZAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Bukhari - 197505242009121001 - Dosen Pembimbing I
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Dosen Pembimbing II
Masrizal - 198404152010121005 - Penguji
Fadlan Barakah - 199008092022031003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1910101010063

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

305.513

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Masyarakat pendatang adalah orang yang datang dari satu daerah ke daerah lain
untuk menetap dan tinggal bersama dalam suatu masyarakat hal ini dapat
mengakibatkan terjadinya mobilitas sosial. Mobilitas sosial merupakan
perpindahan status atau peranan seseorang atau kelompok orang dari kelas sosial
yang lebih rendah ke kelas sosial yang lebih tinggi, atau dari kelas sosial yang tinggi
ke kelas sosial yang rendah atau perpindahan kelas sosial yang derajat atau searah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mobilitas sosial yang terjadi pada
masyarakat generasi pertama dengan masyarakat generasi kedua pada masyarakat
pendatang di Desa Sedie Jadi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori
Mobilitas Sosial yang dikemukakan oleh Horton dan Hunt. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik mengumpulan data
dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa H0 diterima dan HI ditolak yang berarti terdapat perbedaan
mobilitas sosial antara generasi pertama dengan generasi kedua, hal ini dapat dilihat
dari tingkat pendidikan pada generasi pertama mayoritas tamatan Sekolah Dasar,
sedangkan pada generasi Kedua mayoritas tamatan Perguruan Tinggi. Selanjutnya
pada tingkat pekerjaan pada generasi pertama pekerjaan mereka sebelumnya
mayoritas ialah sebagai buruh, namun setelah mereka berpindah, pekerjaan mereka
sekarang ialah sebagai petani, sedangkan pada generasi kedua pekerjaan mereka
sebelumnya mayoritas sebagai honor dan pekerjaan mereka sekarang ialah sebagai
Pegawai Negeri Sipil. Selanjutnya pada tingkat pendapatan generasi pertama
mayoritas pendapatan yang mereka dapatkan dulu sebesar Rp.350.000-Rp.450.000
ribu, dan setelah mereka pindah ke Desa Sedie Jadi pendapatan yang mereka
dapatkan meningkat yaitu sebesar Rp.4.000.000-Rp5.000.000 juta. Sedangkan pada
generasi kedua mayoritas pendapatan yang mereka dapatkan dulu ialah sebesar
Rp.350.000-Rp.450.000 ribu, dan pendapatan mereka sekarang ialah sebesar
4.000.000-5.000.000 juta. Dan yang terakhir aset/kekayaan yang mereka miliki
pada generasi pertama memiliki luas lahan >1 Ha, dan generasi kedua memiliki luas
lahan 11-15 rante.
Kata Kunci : Mobilitas Sosial, Masyarakat, Pendatang.

ABSTRACT Migrant communities are people who come from one area to another to settle and live togenther in a community this can result in social mobility. Social mobility is a transfer of the status or role of a person of group of people from a lower social class to a higher social class, or from a high social class to a low social class or a degree or direction of social class movement. The teory used in this study is the social mobility theory put forward byHorton dan Hunt. This research uses a descriptive quantitative research method. Data collection techniques were carried out through observation, questionnaires, and documentasition. The result of this study indicate that H0 is accepted and H1 is rejected, which means that there are differences in social mobility between the first generation and the second generation, this can be seen from the level of education in the first generation, the majority of elemntary school graduates, whereas in the second generation the majority graduated from tertiary institutions. Furthermore, at the level of employment in the first generation, the majority of their previous work was as laborers, but after they moved, their work was now as a farmer, while in the second generation, the majority of their previous work was as honorarium and their current job is as a civil servant. Furthermore, at the income they received before was IDR 350.000-450.000 thousand, and after they moved to Sedie jadi, the income they received increased by IDR 4.000.000-5.000.000 million. A loss of IDR 350.000450.000 thousand, and their current income is IDR 4.000.000-5.000.000 million and finally the assets/wealth they have in the first generationhas a land area of> 1 hectare, and the second generation has a land area of 11-15 rante. Keywords: social Mobility, Society, Immigrants.

Citation



    SERVICES DESK