Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA
Pengarang
Siti Aysarah Br Angkat - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Dahlia - 197412172000122001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1807101130001
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Psikologi., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dapat menyebabkan terjadinya kecanduan media sosial. Salah satu faktor risiko dari kecanduan media sosial adalah kesepian, ketika remaja yang kesepian gagal dalam berinteraksi secara langsung dan memilih berinteraksi secara daring pada akhirnya mengarah pada peningkatan penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dengan kecanduan media sosial pada remaja. Sebanyak 419 remaja dipilih dengan rentang usia 15 hingga 18 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non probability sampling dengan jenis incidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala Social Media Addiction-Student Form dan skala University of California Los Angels. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi secara normal dan linear dengan nilai r sebesar 0, 187, dengan p lebih kecil 0,05 Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara kesepian dengan kecanduan media sosial pada remaja, yang berarti semakin kesepian seseorang maka tingkat kecanduan media sosial akan semakin tinggi, dan sebaliknya semakin rendah tingkat kesepian maka semakin rendah pula tingkat kecanduan media sosial.
Kata kunci: kesepian, kecanduan media sosial, remaja
Uncontrolled use of social media can lead to social media addiction. One of the risk factors for social media addiction is loneliness, when lonely teenagers fail to interact face-to-face and choose to interact online, ultimately leading to increased use of social media. This research aims to determine the relationship between loneliness and social media addiction in adolescents. A total of 419 teenagers were selected with an age range of 15 to 18 years. Data collection techniques use non-probability sampling techniques with incidental sampling types. The instruments used were the Social Media Addiction-Student Form scale and the University of California Los Angels scale. The results of the research data analysis show that the data is normally and linearly distributed with an r value of 0.187, with a p smaller than 0.05. These results indicate that there is a positive relationship between loneliness and social media addiction in adolescents, which means that the lonelier a person is, the the level of addiction to social media will be higher, and conversely the lower the level of loneliness, the lower the level of addiction to social media. Key words: loneliness, social media addiction, teenagers
HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN KECENDERUNGAN KECANDUAN INTERNET PADA MAHASISWA UNSYIAH (Rahmalia Putri, 2014)
HUBUNGAN ANTARA ALEXITHYMIA DENGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA DI BANDA ACEH (Mas Ulan Dyva, 2024)
HUBUNGAN TINGKAT SELF-ESTEEM DENGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA DI SMA KOTA BANDA ACEH (Salsabila, 2023)
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KESEPIAN PADA REMAJA DENGAN ORANG TUA BERCERAI (Cut Resyifa Nouval, 2024)
TINGKAT KESEPIAN REMAJA PANTI ASUHAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (Juraisa Rahma Fitri, 2026)