UJI KOEFISIEN PENYERAPAN SUARA DARI CAMPURAN SERAT NANAS (ANANAS COMOSUS) DAN SERAT BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA) DENGAN METODE TABUNG IMPEDANSI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI KOEFISIEN PENYERAPAN SUARA DARI CAMPURAN SERAT NANAS (ANANAS COMOSUS) DAN SERAT BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA) DENGAN METODE TABUNG IMPEDANSI


Pengarang

DWIKI HAMBALI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Suhaeri - 196007151990021001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1604102010054

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Teknik Mesin dan Industri., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan dalam tingkat waktu tertentu dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan. Pemanfaatan serat alat atau limbah sebagai media penyerap suara alternafit yang ramah lingkungan. Di lakukanlah pengujian untuk mendapatkan nilai koefisien absorpsi dari campuran serat nanas dan serat biduri dengan perbandingan 50 persen banding 50 persen . Pembuatan 13 spesimen benda uji yang memiliki ketebalan dan berat yang berbeda-beda untuk mendapatkan nilai koefisien yang terbaik. Metode pengujiannya yaitu menggunakan tabung impedansi. Frekuensi yang di gunakan mulai dari 125Hz, 250Hz, 500Hz, 1000Hz, 2000Hz, 4000Hz, hingga 6000Hz. Hasil uji mendapatkan nilai koefisien penyerapan suara yang fluktuatif. Nilai koefisien yang paling tinggi di dapat pada spesimen tebal 30mm dan massa 30gr dengan nilai alpha 0.5286 pada frekuensi 4000 Hz. Sedangkan nilai koefisien penyerap suara minimum di dapat pada spesimen tebal 20mm dan massa 10gr dengan nilai alpha 0.0771 pada frekuensi 6000Hz. Namun semuanya sudah memenuhi persyaratan untuk bahan penyerap suara sesuai standar ISO 11654:1997 masuk kedalam kategori kelas E dan D yaitu dengan koefisien penyerapan 0,13 hingga 0,36

Noise is unwanted sound from a business or operation over a period of time that can affect human health and the comfort of the environment.Use waste tools or fibers as an environmentally friendly alternative sound-absorbing medium. A test was performed to obtain the absorption coefficient value of a mixture of pineapple and biduri fibers in a ratio of 50 percent equivalent 50 percent. Produce 13 samples of different thicknesses and weights to obtain the best coefficient value. Test method using impedance tube. The frequency used is from 125 Hz, 250 Hz, 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz up to 6000 Hz, the test results obtained the fluctuating value of the sound absorption coefficient. The highest coefficient value obtained in a sample of 30 mm thickness and 30 g mass has a value of alpha 0.5286 at 4000 Hz, while the minimum value of sound absorption coefficient is obtained in a test piece 20mm thick and 10g in mass has a value of alpha 0.0771 at 6000Hz. However, they all meet the requirements for sound-absorbing materials according to ISO 11654:1997 and fall into categories E and D, specifically with an absorption coefficient between 0.13 and 0.36

Citation



    SERVICES DESK