<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114230">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENILAIAN RISIKO KOROSI BETON BERTULANG PADA BANGUNAN MASJID WILAYAH KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>BABURRAHMAH, TAQWA LHONG RAYA, DAN TAQWA SEUTUI).</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ILHAM GEOVANDY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Baja adalah suatu material yang banyak dipergunakan pada kehidupan kita saat ini. Seperti tulangan penguat di struktur beton bangunan, jembatan dan lain sebagainya. Saat ini penggunaan beton bertulang masih merupakan salah satu metode konstruksi sipil yang paling populer. Akan tetapi, baja memiliki kelemahan. Salah  satu kelemahan dari baja yaitu mudah terserang oleh korosi apabila berada di lingkungan yang korosif. Pada pengamatan awal dilakukan pengamatan secara visual pada ketiga bangunan tersebut, secara umum dari ketiga bangunan tersebut sudah mengalami kerusakan pada selimut beton bangunan tersebut. Berdasarkan pengamatan tersebut, perlu dilakukan pengukuran tingkat korosifitas pada area tersebut, sehingga dapat dilakukan antisipasi kerusakan secara tiba-tiba pada struktur bangunan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai level risiko korosi pada bangunan Masjid Baburrahmah, Masjid Taqwa Lhong Raya, dan Masjid Taqwa Seutui. Half-Cell Potential Mapping merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mendeteksi korosi tulangan yang terdapat dalam beton bertulang serta memberikan informasi berupa nilai potensial. Teknik ini hanya dapat mendeteksi risiko serta lokasi korosi. Profometer 5+ merupakan alat yang digunakan untuk mendeteksi posisi tulangan dan sengkang yang ada pada struktur beton bertulangan. Dengan alat ini mampu mengukur ketebalan selimut beton dan merupakan metode tidak merusak. Half-cell Potensial Meter digunakan untuk mengukur nilai potesial korosi dan visualisasi hasil pengukuran nilai potensial korosi menggunakan software open source yang bernama VisIt. Panduan yang digunakan dalam penentuan level risiko korosi adalah ASTM C876. Berdasarkan kriteria level risiko korosi pada ketiga bangunan tersebut, berada pada level risiko korosi rendah (low risk) sampai level risiko korosi sangat tinggi (severe corrosion). Dari ketiga bangunan tersebut level risiko korosi tertinggi terdapat pada bangunan Masjid Taqwa Seutui yang sudah mencapai level risiko korosi sangat tinggi (severe corrosion).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114230</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-05 23:25:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-06 10:17:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>