<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114228">
 <titleInfo>
  <title>PERLINDUNGAN HAK CIPTA KARYA TULIS NOVEL DIGITAL TERHADAP PENGGANDAAN TANPA IZIN PENCIPTA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Viola Najla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 40 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (UUHC) menentukan bahwa hasil karya tulis merupakan ciptaan yang dilindungi, termasuk di dalamnya novel digital. Selanjutnya, Pasal 9 ayat (3) UUHC, menentukan bahwa “setiap orang yang tanpa izin pencipta atau pemegang hak cipta dilarang melakukan penggandaan dan/atau penggunaan secara komersial ciptaan”. Namun, dalam praktiknya pelanggaran hak cipta penggandaan tanpa izin pencipta karya tulis novel digital tetap terjadi. Tujuan penulisan skripsi ini untuk mengetahui dan menjelaskan bentuk perlindungan hukum hak cipta karya tulis novel digital terhadap penggandaan tanpa izin pencipta, bentuk pelanggaran hak cipta karya tulis novel digital, dan upaya penyelesaian sengketa hak cipta karya tulis novel digital terhadap penggandaan tanpa izin pencipta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif adalah penelitian kepustakaan atau terhadap data sekunder dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Penelitian ini menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk perlindungan hak cipta karya tulis novel digital bersifat preventif dan represif. Salah satu bentuk pelanggaran hak cipta karya tulis novel digital adalah penggandaan yang terjadi pada aplikasi wattpad berjudul “Merapi”, yang diunggah kembali tanpa izin pencipta dengan judul yang berbeda yaitu “Luka” pada aplikasi fizzo, tetapi dengan isi dan penulisan yang sama. Dalam penyelesaian kasus penggandaan novel digital tersebut, belum ditemukannya titik terang. Hal ini dikarenakan, pencipta hanya menulis laporan kepada pihak aplikasi fizzo atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh salah satu penggunanya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114228</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-05 22:27:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-06 10:10:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>