<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114212">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN CBR TERENDAM MENGGUNAKAN METODE ASTM D1883-16 TERHADAP TANAH PADA JALAN TOL SIGLI – BANDA ACEH STA. 10+000</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IHSAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil Diploma III</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanah merupakan sebuah elemen utama dalam sebuah pembangunan proyek konstruksi. Tanah merupakan tempat dimana konstruksi diletakkan, oleh karena itu tanah haruslah kuat untuk dapat menahan beban yang disalurkan dari bangunan yang diletakkan di atasnya. Pengujian ini dilakukan pada Jalan tol Sigli – Banda Aceh, Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie, sampel diambil dari jalan tol STA10+000. Sampel tanah di ambil sebanyak 5 titik dengan jarak antar titik yaitu 5 meter, Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui nilai CBR Soaked Laboratorium berdasarkan ASTM D1883-16. Untuk pengujian CBR dilakukan sebanyak 2 sampel benda  uji  per  titik.  Pengujian  ini  meliputi  pengujian  sifat-sifat  fisis  (berat  jenis, analisis ukuran butiran dan batas-batas Atterberg), pemadatan berat dan pengujian CBR Soaked laboratorium. Hasil dari pengujian batas-batas Atterberg yang dilakukan di Laboratorium Terpadu Universitas Syiah Kuala, maka diperoleh hasil dari masing- masing benda uji yaitu: Indeks Plastisitas (PI) untuk titik satu didapatkan 14,50%, titik dua 13,92%, titik 3 10,71%, titik empat 14,41% dan titik lima didapatkan 9,60%. Berdasarkan hasil Indeks Plastisitas (PI) yang didapatkan yaitu (PI 7-17) yang memiliki plastisitas sedang, maka semua titik pada pengujian ini digolongkan ke dalam jenis tanah lempung lanau. Untuk nilai pengujian pemadatan berat menggunakan saringan No.4 untuk titik satu didapatkan hasil volume kering maksimum (γdmaks) 1.531 gr/cm3 dan kadar air optimum/Optimum Moisture Content (OMC)  19,53%,  titik  dua  (γdmaks)  1,554  gr/cm3   dan  OMC  19,46%,  titik  tiga (γdmaks) 1,562 gr/cm3  dan OMC 19,87%, titik empat (γdmaks) 1,519 gr/cm3  dan OMC 21,70%, titik lima (γdmaks) 1.629 gr/cm3  dan OMC 20,03%. Pengujian CBR soaked laboratorium berdasarkan ASTM D1883-16 didapatkan nilai CBR untuk titik satu 2,07%, titik dua 3,04%, titik tiga 4,44%, titik empat 2,42%, dan titik lima 5,46%. Hasil dari pengujian CBR didapatkan kriteria tanah dasar buruk untuk titik satu, dua, tiga dan empat yaitu berkisar 0-5%, sedangkan untuk titik 5 CBR nya berkisar 5-10% yang di dikategorikan tanah dasar sedang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci :   Pemadatan Berat, CBR Soaked Laboratorium, ASTM D1883-16&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114212</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-05 16:16:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-05 16:25:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>