<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114148">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS CARBON QUANTUM DOTS (CQDS) BERBAHAN DASAR KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) MENGGUNAKAN METODE HIDROTERMAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAULIDA MAGHFIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Kimia</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Maulida Maghfira (2023). Sintesis Carbon Quantum Dots (CQDs) Berbahan Dasar Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Menggunakan Metode Hidrotermal.&#13;
&#13;
Carbon Quantum Dots (CQDs) sebagai nanomaterial karbon dapat dihasilkan dari berbagai bahan organik yang ramah lingkungan, terutama dari limbah kulit buah naga merah yang jarang dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis CQDs dari kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) menggunakan metode hidrotermal (bottom-up) dan dikarakterisasi dengan UV-Vis, PL, FTIR, dan PSA. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen yang menggunakan kulit buah naga merah sebagai populasi dan ekstrak kulit buah naga sebagai sampel. Melalui rancangan RSM-Box Behnken Design diperoleh kondisi optimum sintesis CQDs dengan massa 4 g pada suhu 165oC selama 4 jam. Hasil pengujian konduktivitas menunjukkan CQDs memiliki nilai konduktivitas pada rentang 2,07-4,95 mS. Pada cahaya tampak larutan CQDs berwarna kuning dan ketika diuji menggunakan lampu UV CQDs mengalami fluoresensi berwarna biru. Panjang gelombang absorbansi CQDs diperoleh melalui spektrofotometer UV-Vis dengan menunjukkan satu buah puncak pada 260 nm karena adanya transisi π-π* oleh C=C. Karakterisasi menggunakan spektroskopi PL menunjukkan CQDs mengalami fluoresensi biru dengan intensitas maksimum berada pada panjang gelombang 450 nm (2,76 eV) ketika tereksitasi pada 300 nm (4,13 eV). Analisis gugus fungsi CQDs menggunakan FTIR menunjukkan adanya gugus O-H, O=C=O, C≡C dan C=C. Sementara hasil analisis ukuran partikel menggunakan PSA menunjukkan CQDs memiliki ukuran 78,82 nm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa CQDs berhasil disintesis dari kulit buah naga merah menggunakan metode hidrotermal.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Carbon Quantum Dots, Kulit Buah Naga Merah, Hidrotermal</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114148</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-04 22:04:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-05 10:12:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>