<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114147">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN KENDALI PROPORTIONAL INTEGRAL DERIVATIVE PADA PENJEJAK CAHAYA 4-DEGREE OF FREEDOM MENGGUNAKAN ESP32</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PRADANA RAHMAT SAPUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro dan Komputer</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Di era modern ini, minat masyarakat terhadap sumber daya terbarukan semakin &#13;
meningkat. Matahari, pasang surut, angin dan panas bumi menjadi fokus utama, &#13;
salah satu contohnya adalah tenaga surya, yang menawarkan potensi luar biasa &#13;
untuk menghasilkan energi bersih. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi adalah &#13;
bagaimana mengoptimalkan penggunaan sumber daya ini. Dalam upaya &#13;
memaksimalkan tenaga surya sebagai sumber energi, kita perlu menghadapi &#13;
kendala yang cukup besar. Konstruksi lama panel surya hanya memungkinkan &#13;
posisi panel berada tetap pada pororsnya, sehingga dapat menyesuaikan sudut &#13;
elevasinya terhadap matahari yang bergerak secara terus menerus. Akibatnya, &#13;
potensi sinar matahari yang bisa ditangkap tidak mencapai puncak karena sinar &#13;
matahari selalu bergerak. Namun, ada inovasi baru yang menarik perhatian, yaitu&#13;
sistem penjejak cahaya matahari dengan teknologi 4-Degree of Freedom (4-DoF)&#13;
dengan kendali PID. Sistem ini menggunakan empat buah aktuator motor servo &#13;
yang memungkinkan panel surya untuk terus terpusat pada sinar matahari dengan &#13;
intensitas tertinggi, bahkan saat cuaca mendung penjejak ini dapat menemukan titik &#13;
cahaya maksimal di langit yang tembus saat mendung. Melalui penggunaan kendali &#13;
Proportional, Integral, Derivative (PID), sistem ini diharapkan dapat mengatasi &#13;
fluktuasi pergerakan sumber cahaya dan permukaan dengan lebih baik. Data sudut &#13;
dari masing-masing servo akan dikirim ke server software ThingSpeak untuk &#13;
ditampilkan dalam bentuk grafik yang informatif. Dengan inovasi ini, penggunaan &#13;
tenaga surya sebagai sumber energi dapat dioptimalkan secara maksimal, &#13;
menjadikan masyarakat semakin dekat dengan masa depan yang menggunakan &#13;
energi terbarukan dan ramah lingkungan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Penjejak Cahaya, Kendali PID, Aktuator, 4-DoF, ThingSpeak.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114147</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-04 22:03:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-05 10:09:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>