Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN MOTIF ACEH DENGAN TEKNIK BATIK TULIS REMEKAN PADA BAHAN BUSANA
Pengarang
NURI ARISKA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Rosmala Dewi - 196410161989032002 - Dosen Pembimbing I
Nurbaiti - 197607082018012101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1906104010049
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP PKK., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Nuri Ariska. (2023). Penerapan Motif Hias Aceh dengan Teknik Batik Tulis Remekan pada Bahan Busana.
Batik tulis merupakan batik yang pengerjaannya secara manual dari tahap awal sampai akhir menggunakan tangan dengan alat pertama yaitu canting untuk menekan malam pada kain sesuai dengan keinginan pengrajin. Namun permasalahan terjadi industri batik pembuangan limbah malam yang sudah terpakai untuk penglorodan dan penggunaan pewarnaan sintetis berdampak buruk bagi lingkungan. Pemanfaatan pewarnaan alami merupakan salah satu alternatif sebagai pengganti pewarnaan berbahan kimia, dan pengolahan malam menjadi salah satu upaya dalam mengurangi pembuangan limbah tekstil. Penelitian ini bertujuan Mendesain motif batik tradisional Aceh untuk bahan busana, mengaplikasikan motif Aceh dengan teknik batik tulis remekan dan pewarnaan alami pada bahan busana, mengetahui daya tarik responden terhadap batik tulis remekan dengan motif Hias Aceh pada bahan busana. Metode penelitian yang digunakan adalah motode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah mahasiswa Tata Busana PKK FKIP USK angkatan 2019. Sampel ditentukan dengan teknik purvosive sampling, sebanyak 67 mahasiswa. Teknik pengumpulan data mengunakan studi kepustakaan, dokumentasi, eksperimen terapan dan angket.. Hasil penelitian membuat 2 bakal busana dengan menggunakan pewarnaan alami dari ekstraksi daun kelengkeng dan mangga, model l meggunakan pewarnaan colet menggunakan ekstraksi daun mangga dan pewarnaan dasar menggunakan daun kelengkeng dengan fiksasi akhir tunjung. Model ll menggunakan pewarnaan ekstraksi daun kelengkeng untuk colet maupun warna dasar menggunakan fiksasi akhir kapur. Hasil uji tanggapan responden terhadap keseluruhan dinilai dari bentuk, warna dan motif menunjukkan sebagian besar suka model ll dengan persentaase (67,2%) dan sebagian kecil sangat suka persentase 29,9%, sedangkan model l (67,2%) suka dan sebagian kecil sangat suka dengan persentase (22,4%). Model l mempunyai ke keunggulan warna yang merata dan motif yang lebih halus. Di harapkan Mahasiswa Tata Busana dapat terus belajar mengembangkan ide kreatif dan terus belajar tentang pengetahuan pembuatan batik tulis remekan dengan pewarnaan alami.
Nuri Ariska. (2023). Application of Aceh Decorative Motifs with Remekan Batik Techniques on Clothing Materials. Written batik is batik that is made manually from the beginning to the end using hands with the first tool, namely a canting, to press the wax on the fabric according to the craftsman's wishes. However, the problem is that the batik industry is disposing of wax waste that has been used for dyeing and the use of synthetic dyes which have a negative impact on the environment. The use of natural dyeing is an alternative to chemical dyeing, and wax processing is an effort to reduce the disposal of textile waste. This research aims to design traditional Acehnese batik motifs for clothing materials, apply Acehnese motifs using remekan hand-written batik techniques and natural coloring on clothing materials, determine the respondents' attraction to remekan hand-written batik with decorative Acehnese motifs on clothing materials. The research method used is an applied experimental method with a quantitative approach. The population is PKK FKIP USK Fashion Design students class of 2019. The sample was determined using a purvosive sampling technique, totaling 67 students. Data collection techniques used literature studies, documentation, applied experiments and questionnaires. The results of the research created 2 clothing designs using natural coloring from longan and mango leaf extraction, model l using dab coloring using mango leaf extraction and basic coloring using longan leaves with final fixation. Tunjung. Model II uses extraction of longan leaves for dab and base color using lime final fixation. The test results of respondents' responses to the overall assessment of shape, color and motif show that the majority like the II model with a percentage of (67.2%) and a small percentage really like the percentage of 29.9%, while the L model (67.2%) likes and some small really like the percentage (22.4%). The l model has the advantage of even color and finer prints. It is hoped that Fashion Design Students can continue to learn to develop creative ideas and continue to learn about the knowledge of making scrap batik with natural colorin
PENGEMBANGAN MOTIF GIGI BUAYA KHAS ACEH SINGKIL DENGAN TEKNIK BATIK UNTUK BUSANA KERJA (EKA JULIANA, 2026)
MOTIVASI USAHA HI BATIK DALAM MELESTARIKAN MOTIF BATIK ACEH (AMALIA SABRINA, 2019)
STILASI ORNAMEN PADA MUSEUM SAMUDRA PASAI SEBAGAI MOTIF BATIK KHAS ACEH UTARA (AKLIMA, 2025)
KARAKTERISTIK BATIK DENGAN MOTIF DAERAH SUBULUSSALAM (Hasna Chayrunisya, 2024)
MINAT PEMAKAIAN BATIK ACEH SEBAGAI BUSANA KERJA DI MTSN TUNGKOB ACEH BESAR (Muna Fita Sari, 2017)