<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="114012">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN PADA MODIFIKASI BURGER SAGU (METROXYLON SP)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AKBAR MIZAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
	Pohon sagu merupakan salah satu hasil alam yang banyak dijumpai pada pulau Simeulue dimana mayoritas masyarakatnya adalah petani dan nelayan. Permasalahan belakangan ini adalah produksi tepung sagu yang kian menurun maka dari itu penulis ingin menambahan tepung sagu (Metroxylon Sp) dalam pembuatan roti burger (Burger sagu). Tujuan penelitian ini menganalisis karakteristik organoleptik, menentukan resep standar, dan menganalisis preferensi konsumen. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan metode kuantitatif, yang diujikan kepada 5 orang dosen tata boga sebagai panelis ahli dan 30 orang panelis konsimen dengan rentang usia antara 18-25 tahun, tehnik pengolahan data menggunakan uji anava satu jalur dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil uji organoleptok panelis ahli lebih menyukai burger sagu (Metroxylon Sp) dengan penambahan 60gr(20%) tepung sagu mendapatkan nilai tertinggi, dengan nilai, warna 23,1, aroma 23,2, tekstur 22,5, dan rasa 23. Dan hasil uji preferensi konsumen lebih mengukai burger sagu dengan penambahan tepung sagu 30 gr (10%) dengan nilai rata warna 3,8, aroma 4,1, tekstur 4, dan rasa 4,1. Kesimpulan dari hasil uji organoleptik panelis ahli lebih menyukai burger sagu dengan penambahan 60gr(20%) tepung sagu. Resep standar burger sagu dengan penambahan 60gr(20%) tepung sagu adalah 190 gr tepung terigu protein tinggi, 60 gr tepung sagu, 12 gr ragi kering aktif, 50 gr telur, 30 gr gula, 1 gr garam, 100 gr susu UHT, 50 gr margarine, 35 gr air. Sementara hasil uji pereferensi konsumen lebih menyukai burger sagu dengan penambahan 30gr(10%)  tepung sagu. Kesimpulan hasil analisis data konsumen menggunakan uji anava satu jalur diketahui bahwa Fhitung &lt; Ftabel sehingga H1 ditolak dan H0 diterima karena tidak adanya pengaruh signifikan dari penambahan tepung sagu (Metroxylon Sp) dalam pembuatan burger sagu. Untuk peneliti yang ingin melajutkan penelitian ini dianjurkan agar melakukan penambahan lemak nabati dan melanjukan penelitian kandungan gizi dari burger sagu (Metoxylon Sp).&#13;
&#13;
Kata Kunci: Preferensi Konsumen, Standarisasi Resep, Burger, dan Tepung Sagu (Metroxylon-Sp)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>114012</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-02 22:55:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-04 11:02:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>