<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11401">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN CANGKANG TIRAM TERHADAP KUAT TARIK BELAH DENGAN (VARIASI 0%, 30%, 60% DAN 90%) DARI BERAT PASIR DENGAN FAS 0,5</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ratna Dewi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Perkembangan teknologi dewasa ini menuntut perbaikan pada struktur&#13;
bangunan khususnya struktur beton. Terdapat beberapa kriteria yang umum&#13;
digunakan untuk menentukan mutu beton salah satunya adalah kuat tarik belah.&#13;
Dalam penelitian ini akan dilakukan substitusi agregat berupa cangkang tiram&#13;
sebagai pengganti agregat yang diharapkan dapat meningkatkan kuat tarik belah&#13;
beton. Pengujian kuat tarik belah beton dilakukan pada saat umur beton mencapai&#13;
28 hari. Benda uji yang digunakan adalah beton silinder berdiameter 15 cm dan&#13;
tinggi 30 cm dengan jumlah sampel untuk setiap variasi adalah 5 buah benda uji,&#13;
dan sebagai perbandingan digunakan beton tanpa tambahan cangkang dengan&#13;
faktor air semen yang sama. Untuk tahap awal, cangkang terlebih dahulu&#13;
dibersihkan, kemudian ditumbuk dengan menggunakan palu sehingga&#13;
menghasilkan serbuk sebagai substitusi semen konvensional. Serbuk kulit kerang&#13;
mengandung senyawa kimia yang bersifat pozzolan, yaitu mengandung zat kapur&#13;
(CaO), alumina dan senyawa silika sehingga berpotensi untuk digunakan sebagai&#13;
bahan baku beton alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tarik belah&#13;
beton karakteristik akan lebih baik pada substitusi cangkang sebesar 0% dari&#13;
massa agregat halus. Hasil yang telah diperoleh adalah substitusi 0% = 27,777&#13;
kg/cm² substitusi 30% = 21,319 kg/cm² substitusi cangkang tiram 60% = 19,313&#13;
kg/cm² dan substitusi cangkang tiram 90% = 18,691 kg/cm².&#13;
Kata kunci : cangkang tiram, karakteristik beton, tarik belah.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE-BUILDING CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>11401</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-09 15:51:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-22 09:57:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>