ANALISIS TEGANGAN STATIK PADA SISTEM PERPIPAAN FUEL BUNKERING FLUIDA HIGH SPEED DIESEL (HSD) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS TEGANGAN STATIK PADA SISTEM PERPIPAAN FUEL BUNKERING FLUIDA HIGH SPEED DIESEL (HSD)


Pengarang

AL FATIH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Amir Zaki Mubarak - 197910122006041002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1704102010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sistem perpipaan dianggap sebagai urat nadi di setiap industri karena memiliki fungsi yang penting, untuk menyalurkan fluida dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan cepat dan aman. Fluida yang mengalir pada sistem perpipaan menghasilkan tekanan, berat dan temperatur berbeda-beda. Sistem perpipaan harus dirancang dengan baik dan benar agar dapat menghindari dari kegagalan dan kebocoran. Pada kajian ini akan dilakukan analisis tegangan statik yang dilaksanakan pada sistem perpipaan fuel bunkering untuk menyalurkan fluida High Speed Diesel (HSD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendapatkan besarnya tegangan pada perpipaan, diharapkan tidak melebihi tegangan yang diizinkan. Tegangan terjadi akibat pembebanan berkelanjutan (sustain load) dan pembebanan thermal (thermal load). Analisis tegangan dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak CAESAR II pada kondisi desain. Jenis pipa yang digunakan pada kasus ini yaitu pipa carbon steel ASTM A106 Gr B yang berukuran 6” sch 40. Parameter tekanan desain sebesar 580,027 lb/in2 dan nilai temperatur desain 70ᵒ C, dari parameter tersebut hasil analisis kondisi desain menunjukkan bahwa tegangan maksimum pada pembebanan sustain load adalah sebesar 8533,85 lb/in2 dan tegangan akibat pembebanan thermal load sebesar 22008.8 lb/in2. Tegangan akibat pembebanan sustain load dan pembebanan thermal load masih berada pada batas aman yang diizinkan sesuai dengan jenis material yang tertera pada ASME B31.3, yaitu 20.000 psi dan 30.000 psi untuk sustain load dan thermal load.

The piping system is considered the lifeblood of every industry because it has an important function, to distribute fluids from one place to another quickly and safely. Fluid flowing in a piping system produces different pressures, weights and temperatures. The piping system must be designed properly and correctly to avoid failure and leakage. In this study, a static stress analysis will be carried out on the fuel bunkering piping system to distribute High Speed Diesel (HSD) fluid. This research aims to analyze and obtain the magnitude of the stress in the pipe, it is hoped that it does not exceed the permitted stress. Stress occurs due to continuous loading (sustained load) and thermal loading (thermal load). Stress analysis was carried out using CAESAR II software at design conditions. The type of pipe used in this case is ASTM A106 Gr B carbon steel pipe measuring 6" sch 40. The design pressure parameters are 580.027 lb/in2 and the design temperature value is 70ᵒ C, from these parameters the results of the design condition analysis show that the maximum stress under loading sustain load is 8533.85 lb/in2 and stress due to thermal load is 22008.8 lb/in2. The stress due to sustain load and thermal load loading is still within the permitted safe limits according to the type of material stated in ASME B31.3, namely 20,000 psi and 30,000 psi for sustain load and thermal load.

Citation



    SERVICES DESK