<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113919">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN HIDRODINAMIS 2D BANJIR LIMPASAN SUNGAI KRUENG PEUTO PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maya Keumalasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sungai memiliki kapasitas tersendiri untuk menampung air di dalamnya, jika terjadi curah hujan yang tinggi maka debit air di badan sungai akan meningkat. Peningkatan debit air mengakibatkan terjadinya penggenangan banjir akibat limpasan air dari sungai. Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Keureuto yang terletak di Kabupaten Aceh Utara merupakan DAS yang sering mengalami banjir setiap tahun. DAS Krueng Keureuto sendiri memiliki beberapa Sub DAS, salah satunya adalah Sub DAS Krueng Peuto yang dialiri oleh Sungai Krueng Peuto. Pada akhir tahun 2021, terjadi jebol tanggul pada aliran Sungai Krueng Peuto. Jebolnya tanggul tersebut menyebabkan air sungai meluap dan merendam ratusan rumah di 33 desa yang tersebar di enam kecamatan sekitar Sub DAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan model hidrodinamis 2D dan validasi titik sebaran banjir di Sub DAS Krueng Peuto berdasarkan banjir historis menggunakan software Geo-HECRAS, serta mengetahui detail kondisi banjir (kedalaman dan luas genangan banjir) berdasarkan hasil pemodelan untuk periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Dari hasil pemodelan didapatkan luas genangan banjir pada periode ulang 25 tahun seluas 25,514 km2. Kedalaman banjir pada periode ulang 25 tahun untuk kedalaman 0-1 m seluas 8,35 km2 (32,73%), kedalaman 1-2 m seluas 6,71 km2 (26,33%), dan kedalaman &gt;2 m seluas 10,44 km2 (40,95%). Hasil validasi genangan banjir periode ulang 25 tahun dengan titik sebaran banjir menunjukkan 17 titik (81%) berada di area genangan banjir, dan 4 tidak berada di area genangan banjir.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113919</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-01 08:11:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-01 10:58:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>