<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113913">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN MENIRAN (PHYLLANTHUS NIRURI L.) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tara Raudhatul Jannah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Staphylococcus aureus merupakan bakteri golongan Gram positif penyebab infeksi bernanah dan umumnya menyerang organ pernapasan, kulit dan saluran pencernaan.  Penyakit tersebut biasanya ditangani dengan antibiotik, namun penyalahgunaan obat tersebut menyebabkan terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik yang diterapkan sehingga mempersulit penyembuhan. Solusi alternatif dari masalah tersebut adalah penggunaan tanaman herbal sebagai antibakteri, salah satunya adalah meniran hijau (Phyllanthus niruri L.). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efisiensi ekstrak yang dihasilkan dan mengetahui efektivitas ekstrak daun meniran hijau sebagai antibakteri terhadap S. aureus. Jenis penelitian adalah eksperimental dengan pendekatan kuantitatif dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 7 perlakuan dengan masing-masing 3 ulangan. Analisis data dilakukan dengan uji statistik non parametrik Kruskal Wallis dengan taraf signifikasi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi ekstraksi pada penelitian ini adalah sebesar 22,5%, selain itu juga ditemukan bahwa ekstrak daun meniran hijau memiliki pengaruh sebagai antibakteri terhadap S. aureus secara in vitro. &#13;
Kata kunci: antibakteri, daun meniran hijau, S. aureus.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113913</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 20:14:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-01 10:41:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>