<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113905">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI FAKTOR KERENTANAN RANTAI PASOK PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HAYATUN NAFISAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proyek konstruksi jalan memiliki karakteristik yaitu kebutuhan alat berat, material dalam jumlah yang banyak, serta volume pekerjaan yang besar. Terdapat beberapa faktor kerentanan pada proyek konstruksi terutama pada pelaksanan proyek pembangunan jalan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan kerentanan dan faktor kerentanan yang paling sering terjadi dalam rantai pasok sehingga mempengaruhi kinerja dalam proyek konstruksi jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, yaitu mengumpulkan informasi mengenai kerentanan rantai pasok konstruksi, memperoleh data lapangan, serta melakukan kuantifikasi bobot variabel penelitian. Kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan Vulnerability Index (VI). Data yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 29 proyek dalam 5 tahun terakhir (2018-2022) di Provinsi Aceh oleh perusahaan kontraktor berkualifikasi besar dan menengah. Hasil penelitian ini menemukan bahwa berdasarkan faktor yang digunakan dalam penelitian terdapat 3 indikator yang paling dominan yang mempengaruhi rantai pasok proyek jalan yaitu kerentanan gangguan teknologi memiliki  nilai VI 0,79 (sangat tinggi), kerentanan tekanan politik atau hukum memiliki nilai VI 0,79 (sangat tinggi), dan kerentanan manajemen fisik memiliki nilai VI 0,79 (sangat tinggi).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113905</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 15:49:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-01 10:37:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>