ANALISIS YURIDIS PENERAPAN TATA KELOLA PERSEROAN YANG BAIK (GOOD CORPORATE GOVERNANCE) PADA PT PUPUK ISKANDAR MUDA ACEH UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS YURIDIS PENERAPAN TATA KELOLA PERSEROAN YANG BAIK (GOOD CORPORATE GOVERNANCE) PADA PT PUPUK ISKANDAR MUDA ACEH UTARA


Pengarang

Chairuzzaman - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Safrina - 197403122006042001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1903101010035

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : FakultasHukum., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penjelasan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, menyatakan kewajiban setiap perseroan untuk menjalankan usahanya sesuai dengan dan memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola perseroan yang baik. Sebagaimana diamanahkan dalam arahan RUPS, penerapan GCG pada PT Pupuk Iskandar Muda berpedoman pada peraturan kementerian BUMN No. PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Walaupun prinsip-prinsip GCG sudah diterapkan pada PT PIM namun masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan penerapan prinsip-prinsip GCG pada PT PIM dan menjelaskan kendala yang dihadapi dalam penerapan prinsip-prinsip GCG tersebut serta menjelaskan upaya penyelesaian yang dilakukan terhadap kendala dalam penerapan GCG.

Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, yaitu data yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan mewawancarai responden dan informan yang ditentukan dan dianalisa dengan menggunakan pendekatan kualitatif.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa PT PIM menunjukkan komitmen yang kuat dengan menyusun kebijakan dan struktur tata kelola yang sesuai dengan undang-undang dan peraturan terkait. Dewan Komisaris yang independen telah melakukan pengawasan yang efektif terhadap Direksi, sementara Direksi juga telah menunjukkan transparansi melalui laporan tahunan yang komprehensif dan komunikasi yang baik dengan stakeholders melalui RUPS yang dilaksanakan tepat waktu. Selain itu, PT PIM juga telah mengimplementasikan program-program unggulan dalam tanggung jawab sosial, pemberdayaan masyarakat, dan lingkungan. Meskipun demikian kendala masih saja muncul, seperti kurangnya pemahaman dan kesadaran terkait GCG serta kebutuhan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan. Untuk mengatasi kendala tersebut PT PIM telah melakukan beberapa upaya seperti melakukan sosialisasi pemahaman GCG secara periodik setiap tahunnya, akan dilakukan publikasi laporan penilaian GCG oleh asesor independen, perluasan informasi dalam laporan tahunan dan website perusahaan, serta publikasi laporan tahunan secara tepat waktu.

Disarankan PT PIM terus mengoptimalkan pemahaman dan kesadaran terkait GCG dengan melakukan sosialisasi secara konsisten, mengoptimalkan transparansi dan akuntabilitas melalui laporan tahunan, melakukan monitoring dan evaluasi berkala, serta terus konsisten dalam memberikan nilai tambah kepada stakeholders.

The elucidation of Article 4 of Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, states the obligation of every company to conduct its business in accordance with and pay attention to the principles of good corporate governance. As mandated in the direction of the GMS, the implementation of GCG at PT Pupuk Iskandar Muda is guided by the regulation of the Ministry of SOEs No. PER-01 / MBU / 2011 concerning the Implementation of Good Corporate Governance. Although the principles of GCG have been applied at PT PIM, there are still several obstacles in their implementation. The purpose of this study is to explain the application of GCG principles at PT PIM and explain the obstacles faced in applying the GCG principles and explain the settlement efforts made against obstacles in implementing GCG. This research uses empirical juridical method, namely data obtained through library research and field research by interviewing respondents and informants determined and analyzed using a qualitative approach. The results of this study indicate that PT PIM shows a strong commitment by formulating policies and governance structures in accordance with relevant laws and regulations. The independent Board of Commissioners has conducted effective oversight of the Board of Directors, while the Board of Directors has also demonstrated transparency through comprehensive annual reports and good communication with stakeholders through timely GMS. In addition, PT PIM has also implemented excellent programs in social responsibility, community empowerment and the environment. Nevertheless, obstacles still arise, such as a lack of understanding and awareness of GCG and the need to improve corporate transparency and accountability. To overcome these obstacles, PT PIM has made several efforts such as conducting periodic socialization of GCG understanding every year, publication of GCG assessment reports by independent assessors, expansion of information in annual reports and company websites, and timely publication of annual reports. It is recommended that PT PIM continue to optimize understanding and awareness of GCG by conducting consistent socialization, optimizing transparency and accountability through annual reports, conducting periodic monitoring and evaluation, and continuing to be consistent in providing added value to stakeholders.

Citation



    SERVICES DESK