<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113887">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PEMAKAIAN PLASTIK LDPE SEBAGAI SUBSTITUSI ASPAL DAN PENENTUAN RANGE KADAR  ASPAL OPTIMUM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salsabila Firyal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur jalan menyebabkan banyaknya kerusakan yang terjadi di jalan raya, dibutuhkan peningkatan baik dalam hal kuantitas maupun kualitas jalan. Maka dari itu diperlukan perencanaan struktur perkerasan yang kuat,  dan tahan lama. Salah satu cara yaitu dengan  meningkatkan mutu dari campuran aspal dengan melakukan modifikasi pada aspal. Modifikasi yang dilakukan adalah menambahkan bahan polimer ke campuran aspal. Pada penelitian ini bahan tambah yang digunakan yaitu berupa limbah plastik Low Density Polyethylene (LDPE) dengan tujuan untuk mengetahui kinerja dari penambahan LDPE terhadap kinerja campuran laston AC-WC berdasarkan karakteristik Marshall dan membandingkan kinerja dari pengaruh penetapan nilai kadar aspal optimum (KAO) dari nilai batas bawah, tengah, dan batas atas dari rentang kadar aspal yang memenuhi standar Marshall. Setelah melakukan pengujian, didapatkan nilai KAO yaitu 4,98%, 5,34%, dan 5,70% yang masing -masing persentase disubstitusi LDPE dengan kadar 4%, 6%, 8% dengan metode pencampuran basah dan dilakukan pengujian Marshall. Dari hasil penelitian menunjukkan hasil yang memenuhi semua persyaratan pada semua variasi kadar aspal yaitu pada persentase LDPE 4% dan 6%. Untuk hasil dari penentuan kadar aspal yang paling bagus didapatkan pada rentang nilai tengah dengan kadar aspal 5,34% dan persentase LDPE 6%. Nilai parameter Marshall yang diperoleh yaitu nilai density (2,45 t/m3), VIM (4,54%), VMA (17,16%), VFA (73,62%), stabilitas (1371,67 kg), flow (3,07 mm), Marshall Quotient (448,33 kg/mm). Untuk nilai durabilitas diperoleh sebesar 97,75%, telah memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (2020) yaitu ≥ 90% artinya campuran memiliki keawetan yang baik.&#13;
&#13;
Kata kunci: Low Density Polyethylene (LDPE), Kadar Aspal Optimum (KAO), Laston AC-WC, Durabilitas.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113887</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 13:36:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-01 09:48:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>