<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113883">
 <titleInfo>
  <title>ETNOBOTANI DAN STRATEGI KONSERVASI TANAMAN OBAT DI PEMUKIMAN CUBO KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Qatrun Nada Naurah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Qatrun Nada Naurah (2023). Etnobotani dan Strategi Konservasi Tanaman Obat di Pemukiman Cubo Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya&#13;
&#13;
Etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari tentang pemanfaatan tumbuhan oleh suatu etnis seperti tanaman obat.  Tanaman obat diketahui mempunyai khasiat menjaga kesehatan maupun mengobati suatu penyakit, sehingga pentingnya tanaman obat yang digunakan perlu dilestarikan (dikonservasi) agar tidak punah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sumber pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat, spesies tanaman obat, organ tanaman obat yang digunakan dalam pengobatan, cara pengolahan tanaman obat dan strategi konservasi tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat pemukiman Cubo Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 120 masyarakat pemukiman Cubo. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan identifikasi. Hasil penelitian ini didapatkan 67 spesies tanaman obat yang tergolong kedalam 38 familia. Organ tanaman obat yang digunakan diantaranya daun 38%, biji 7%, akar 4%, buah 23%, umbi 14%, getah 1%, batang 10%, bunga 2%. Cara pengolahan tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat diantaranya direbus 47%, digerus 21%, dikunyah 5%, ditanak 1%, diminum langsung 1%, dijus 15%, diperas 4%, dihisap 3%, dihirup 1%, dan diremas 1%. Strategi konservasi tanaman yang dilakukan oleh masyarakat dengan cara dibudidaya di pekarangan rumah 50%,  membuat taman obat keluarga (TOGA) 15 % dan memilih membeli atau memesan tanaman obat yang dibutuhkan 35%. Kesimpulan dari penelitian ini masyarakat masih menggunakan tumbuhan dalam mengobati suatu penyakit yang sudah menjadi tradisi leluhur dan warisan turun temurun.&#13;
&#13;
Kata kunci: Etnobotani, Konservasi, Tanaman Obat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ETHNOBOTANY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PLANTS - CONSERVATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>581.63</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113883</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 13:18:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-22 15:50:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>