<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113876">
 <titleInfo>
  <title>KAPASITAS LENTUR DAN DAKTILITAS BALOK BETON YANG DIPERKUAT DENGAN RANGKA BIDANG BAJA HOLLOW DIISI MORTAR (VARIASI LEBAR BALOK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mazaya Faiza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu material alternatif yang dapat digunakan sebagai tulangan pada balok adalah baja hollow. Namun baja hollow memiliki kekurangan yaitu adanya bagian kosong ditengahnya. Untuk mengakali hal tersebut salah satunya dengan mengisi baja hollow dengan mortar. Penggunaan baja hollow pada elemen non-struktural memang sudah umum dilakukan, namun pada elemen struktural seperti kolom dan balok, penggunaan baja hollow masih jarang digunakan. Didasari oleh kondisi sesungguhnya di lapangan dimana rangka bidang baja hollow akan digunakan sebagai tulangan pada balok maka rangka bidang akan diselimuti dengan beton untuk mencegah rangka mengalami korosi. Penelitian ini membahas uji kapasitas lentur dan daktilitas balok beton yang diperkuat dengan rangka bidang baja hollow diisi mortar dengan variasi lebar balok. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Pembuatan benda uji yang dimulai dari pemotongan baja, pengisian mortar kedalam baja, perakitan rangka, pengelasan pelat buhul, pengelasan wiremesh, pemasangan strain gages , dan pengecoran kedalam bekisting yang sudah dirangkai sesuai dengan lebar balok yang direncanakan. Lebar balok divariasikan menjadi 3 yaitu dengan lebar 100 mm, 150 mm, dan 200 mm yang diberi nama LB100, LB150, dan LB200. Setelah 21 hari pengujian tekan dilakukan dengan memberikan beban terpusat pada bagian tengah balok dengan pertambahan beban 0,5 ton secara konstan pada benda uji balok sampai batas kapasitasnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah beban maksimum yang mampu ditahan oleh benda uji LB100 sebesar 20,136 ton, benda uji LB150 sebesar 22,345 ton, dan benda uji LB200 sebesar 23,895 ton. Adapun nilai daktilitasnya untuk benda uji LB100, LB150, dan LB200 secara berturut-turut adalah 3,786; 3,523; dan 3,290.&#13;
&#13;
Kata kunci : baja hollow, rangka bidang, balok beton, kapasitas lentur, daktilitas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113876</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 12:11:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 16:28:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>