<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113870">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SPASIAL UNTUK PENENTUAN POTENSI TINGKAT BAHAYA BANJIR PADA DAS TAMIANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Della Rovita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang termasuk ke dalam salah satu DAS kritis dan rawan bencana yang diprioritaskan untuk dipulihkan akibat frekuensi banjir yang terjadi rata-rata dua kali dalam satu tahun. Tercatat banjir bandang terakhir terjadi pada tahun 2006, kemudian pada tahun 2022 kembali terjadi banjir terparah selama 15 tahun terakhir yang mengakibatkan terputusnya akses jalan nasional Banda Aceh-Medan dan terendamnya ribuan bangunan dan berbagai sektor ekonomi sehingga menimbulkan kerugian yang besar mencapai 200 miliar. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi tingkat bahaya banjir DAS Tamiang dan memvalidasi pemodelan spasial banjir pada DAS Tamiang dengan metode analisis spasial berbasis sistem informasi geografis. Parameter yang ditinjau dalam penelitian berupa kemiringan lereng, jenis tanah, curah hujan, tutupan lahan, ketinggian lahan, serta kerapatan sungai. Hasil analisis penelitian didapatkan bahwa sebaran potensi tingkat bahaya banjir pada DAS Tamiang terdiri dari 3 kelas yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Potensi banjir pada periode ulang 25 tahun hanya terdiri dari 2 kelas yaitu kelas sedang dan tinggi. Potensi yang mendominasi DAS Tamiang pada periode ulang 25 tahun ini yaitu kelas sedang seluas 3267.93 Km2 atau setara dengan 67.71% dari luasan total DAS, sementara kelas tinggi seluas 1559.31 Km2 atau setara dengan 32.31% dari luasan total DAS Tamiang. Hasil validasi peta potensi tingkat bahaya banjir periode ulang 25 tahun dengan data titik sebaran banjir menunjukkan bahwa 55 titik banjir tersebut memiliki nilai potensi &gt;2.75 (kelas tinggi).&#13;
&#13;
Kata kunci: Banjir, DAS Tamiang, Analisis Spasial, Sistem Informasi Geografis.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113870</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 11:52:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 15:28:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>