<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113866">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN SERAT RAMI TERHADAP SUSUT BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
&#13;
Beton mutu tinggi membutuhkan jumlah semen lebih banyak daripada beton konvensional. Oleh karena itu digunakan tanah diatomae untuk mengurangi pemakaian semen, hal ini karena reaksi antara semen dan air menghasilkan panas hidrasi dan juga perbedaan kelembaban antara beton dan lingkungan sekitarnya yang menyebabkan terjadinya regangan susut lalu menyebabkan perambatan retak. Serat alam digunakan untuk menahan formasi retakan akibat regangan susut. Serat rami dipilih karena bersifat ekonomis, ramah lingkungan, dan biaya produksi yang rendah. Berdasarkan kondisi tersebut, tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi penambahan serat rami terhadap susut beton mutu tinggi dengan penggunaan tanah diatomae sebagai substitusi semen. Benda uji yang digunakan berbentuk balok dengan ukuran 100 mm × 100 mm × 400 mm, pengamatan susut dilakukan selama 60 hari. Digunakan serat rami dengan variasi 0%, 0,15%, 0,30%, dan 0,45% dari volume beton. Dalam penelitian ini digunakan substitusi tanah diatomae dengan substitusi 0% dan 10% dari berat semen serta digunakan FAS 0,3. Benda uji berjumlah 32 benda uji. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi penambahan serat rami ke dalam campuran beton berpengaruh terhadap pengurangan penyusutan. Pada umur 60 hari, jika dibandingkan dengan benda uji 0% serat rami penambahan serat rami sebesar 0,15%, 0,30%, 0,45% menunjukkan penurunan susut sebanyak 14%, 22%, dan 35% pada benda uji dengan substitusi 0% tanah diatomae, hal yang sama juga terjadi pada benda uji dengan substitusi 10% tanah diatomae yang mengalami penurunan sebanyak 19%, 24%, dan 32% untuk masing-masing variasi penambahan serat rami. Dari hasil pengamatan nilai regangan susut yang terjadi pada benda uji dengan substitusi 0% tanah diatomae lebih besar daripada benda uji dengan substitusi 10% tanah diatomae. &#13;
&#13;
Kata Kunci: beton mutu tinggi, serat rami, tanah diatomae, susut &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113866</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 11:36:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 15:45:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>