<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11383">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERAWATAN AWAL TERHADAP KUAT TEKAN BETON(DENGAN MENGGUNAKAN FAS 0,4)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>m.taufik</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Beton merupakan salah satu bahan konstruksi bangunan, dalam hal ini beton sangat butuh dengan yang namanya perawatan beton. Perawatan beton ini dilakukan setelah beton mencapai final setting, artinya beton telah mengeras. Perawatan ini dilakukan, agar proses hidrasi selanjutnya tidak mengalami gangguan. Jika hal ini terjadi, beton akan mengalami keretakan karena kehilangan air yang begitu cepat. Perawatan dilakukan minimal selama 7 (tujuh) hari dan beton berkekuatan awal tinggi minimal selama 3 (tiga) hari serta harus dipertahankan dalam kondisi lembab, kecuali dilakukan dengan perawatan yang dipercepat. Perawatan ini tidak hanya dimaksudkan untuk mendapatkan kekuatan tekan beton yang tinggi tapi juga dimaksudkan untuk memperbaiki mutu dari keawetan beton, kekedapan terhadap air, ketahanan terhadap aus, serta stabilitas dari dimensi struktur. Untuk menjaga agar proses hidrasi beton dapat berlansung dengan sempurna maka di perlukan curing untuk menjaga kelembabannya. Pada penelitian ini umur perawatan yang digunakan yaitu  pada umur 3 hari,pada umur 7 hari, pada umur 14 hari, pada umur  21 hari dan pada umur 28 hari. Perencanaan campuran beton menggunakan metode ACI (American Concrete Institute). Ukuran maksimal agregat adalah 31,5 mm. Benda uji yang digunakan pada penelitian adalah beton silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pada penelitian ini umur pengujian kuat tekan adalah 28 hari. Jumlah sampel untuk semua umur perawatan pada setiap pengujian kuat tekan beton adalah 25 buah benda uji. Kuat tekan beton untuk  rata-rata pada perawatan 3 hari, kuat tekannya adalah 286,337 kg/cm²; perawatan 7 hari kuat tekannya adalah 306,709 kg/cm²; perawatan 14 hari kuat tekannya adalah 323,686 kg/cm²; perawatan 21 hari kuat tekannya adalah 335,003 kg/cm²;  sedangkan untuk kuat tekan beton pada perawatan 28 hari kuat tekan = 349,716 kg/cm.&#13;
&#13;
Kata kunci : Perawatan Awal Beton, Faktor Air Semen (FAS), kuat tekan beton,&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE-BUILDING CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>REINFORCED CONCRETE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AGGREGATES (MATERIALS) - MATERIALS SCIENCE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>11383</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-09 10:50:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-23 10:36:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>