<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113792">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS CERAI GUGAT (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KOTA LHOKSEUMAWE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD HABIL MAALIKII</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 1 Ulndang-Ulndang Pelrkawinan menyebutkan perkawinan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Kenyataanya di kota Lhokseumawe pada saat ini ada 244 istri yang menggugat sulami. Tujuan pelnullisan ini adalah ulntulk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya cerai gugat di kota Lhokseumawe dan pelrtimbangan hakim dalam memutus perkara cerai gugat di kota Lhokseumawe. Skripsi ini melnggulnakan meltodel pelnellitian yulridis elmpiris, sulmbelr data yang digulnakan belrasal dari data primelr dan selkulndelr. Data primelr yaitul data yang dipelrolelh langsung dari sumbernya melalui wawancara dan obselrvasi. Selrta data selkulndelr yaitul data kelpulstakaan dan dokulmeln yang mellipulti bahan hukum primer, bahan sekunder, bahan hukum tersier. Jenis analisis data yang digunakan untuk penelitian ini adalah kualitatif yang mana analisis data kualitatif adalah proses menganalisis data untuk menjadi acuan bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab terjadinya perceraian di Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe yaitu faktor krisis moral dan akhlak yang tidak menentu, faktor perselingkuhan/perzinahan dan mengkonsumsi obat terlarang. Hakim mempertibangkan masa depan penggugat dan anak-anaknya lebih baik jika pasangan suami isteri tersebut bercerai, hakim dalam putusannya mempertimbangkan unsur kemaslahatan kebaikan bagi kedua belah pihak yang bercerai.  Disarankan setiap pasangan yang ingin melakukan perceraian untuk dapat lebih memikirkan tanggung jawab serta mempertimbangkan segala faktor agar tidak terjadinya perceraian. Hakim dalam memutuskan dan mempertimbangkan putusan juga mempertimbangkan unsur kebaikan bagi kedua belah pihak yang bercerai. Untuk menghindari konflik yang berkepanjangan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIVORCE - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>346.016 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113792</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-29 14:41:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-30 11:15:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>