<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113787">
 <titleInfo>
  <title>PREVALENSI NEWCASTLE DISEASE PADA UNGGAS YANG DINEKROPSI DI LABORATORIUM PATOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNSYIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Raudha Maulina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Wabah penyakit seringkali jadi ancaman nyata bagi subsektor peternakan unggas di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Wabah penyakit dapat menyebabkan mortalitas maupun morbiditas pada unggas yang berdampak pada kerugian ekonomi akibat penyakit itu sendiri maupun tindakan penanggulangannya. Penyakit unggas yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi tinggi adalah Newcastle Disease (ND) karena penyebarannya sangat cepat, tingkat morbiditas dan mortalitasnya mencapai 100%. Menurut catatan protokol nekropsi di laboratorium Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, setiap bulannya ada unggas yang mati suspect ND. Data suspect ND tersebut belum dilaporkan secara ilmiah dan dikonfirmasi lanjut untuk peneguhan diagnosis kematian unggas akibat ND. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan data ilmiah tentang prevalensi dan meningkatkan kajian ilmiah tentang korelasi lesi patologi anatomi dengan ekspresi virus ND di organ menggunakan metode imunohistokimia dan analisa kerugian ekonomi akibat kematian unggas disebabkan oleh penyakit ND.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode cross sectional study dengan purposive sampling yaitu dilakukan dengan mengumpulkan sampel berupa kadaver ayam broiler, layer dan buras yang masuk ke laboratorium Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah dan berasal dari empat pasar tradisional Aceh Besar dan Kota Banda Aceh yaitu Lambaro, Almahira, Setui dan Ulee Kareng. Sampel kadaver yang di pilih adalah sampel yang di amati secara patologi anatomi suspek ND pada tiga organ (otak, paru dan proventikulus) seperti hemoragi pada proventikulus, pneumonia pada paru dan hemoragi pada otak dan dikoleksi ke tiga organ tersebut. Perkiraan kerugian ekonomi akibat penyakit ND kasus lapang dapat dilakukan dengan menjumlahkan kerugian langsung dan tidak langsung ditambah dengan biaya pengendalian . &#13;
Hasil pemeriksaan imunohistokimia menunjukkan virus ND terekspresi positif sebanyak 120 ekor dari total 326 ekor kadaver yang masuk ke laboratorium Patologi. Hasil perhitungan prevalensi ND sebesar 36,80% signifikan dibandingkan hipotesa sebesar 15%. Korelasi lesi patologi anatomi dengan ekspresi virus pada ketiga organ berdasarkan uji regresi logistik menunjukkan paru tidak memiliki hubungan dengan angka kejadian ND secara signifikan, sedangkan pada otak dan proventikulus memiliki hubungan antara lesi organ dengan ekspresi IHK secara signifikan, yaitu 85% pada otak dan 82% pada proventrikulus melalui uji konfirmasi positif  IHK.&#13;
Lesi patologi anatomi dan ekspresi virus ND dominan pada proventikulus dan otak menunjukkan tingkat keganasan ND berupa velogenik viserotropik dan velogenik neurotropik. Hasil analisa kerugian ekonomi kejadian positif ND didapatkan 9.600.000 ribu rupiah periode Juli 2022 sampai dengan Desember 2022. Hasil analisa kerugian ekonomi kejadian positif ND di pasar didapatkan Rp. 9.600.000.,00 dan 1.131 Milyar rupiah dalam suatu farm periode Juli 2022 sampai dengan Desember 2022&#13;
Kata Kunci	:	Imunohistokimia, kasus lapang, lesi dan ekspresi Newcastle disease, Prevalensi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113787</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-29 12:12:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-29 15:01:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>