<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113754">
 <titleInfo>
  <title>KAJI POTENSI ENERGI SURYA DAN ANGIN UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK DI PULO ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fathin Fadullah Azmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pulo Aceh merupakan daerah yang terletak di daerah paling barat Indonesia, lokasi Pulo Aceh yang sangat jauh dari perkotaan menjadikan biaya transportasi untuk kegiatan ekonomi menjadi lebih mahal dan berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat. Disisi lain juga sulitnya dibangun listrik yang berasal dari PLN karena infrastruktur yang tidak memadai dan jarak penghubung transmisi yang sangat jauh maka hal ini menjadikan listrik di Pulo Aceh menjadi sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi energi angin dan surya di Pulo Aceh sebagai alternatif sumber energi yang berkelanjutan. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data kecepatan angin dan intensitas radiasi surya selama empat bulan, mulai dari bulan Januari hingga April. Data tersebut dianalisis untuk menentukan potensi energi yang dapat dihasilkan dari sumber-sumber tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulo Aceh memiliki potensi yang signifikan dalam pemanfaatan energi angin. Kecepatan angin rata-rata selama periode penelitian mencapai 4-8 m/s, sehingga cukup untuk menggerakkan turbin angin dan menghasilkan daya listrik sebesar 319-666 W. Kemudian, potensi energi surya yang dihasilkan juga cukup menjanjikan, dengan intensitas radiasi surya rata-rata 814-827 W/m² sepanjang periode penelitian. Sehingga potensi energi angin dan suya keduanya dapat dimanfaatkan, baik secara bergilir ataupun bersamaan (hybrid).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113754</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-28 14:58:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-28 15:19:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>