<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113736">
 <titleInfo>
  <title>INVESTIGASI KEMAMPUAN MENYERAP SUARA DARI CAMPURAN SERAT WIDURI DAN SERAT ABAKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IMAM AL KHALIQ. S</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebisingan sering terjadi pada suatu perusahaan industri ialah berasal dari penggunaan mesin dan alat kerja untuk mendukung proses produksi, ini dapat menimbulkan kepekaan telinga dan menyebabkan kerusakan psikologis. Sehingga dibutuhkan peredam suara untuk meredam suara bising. Maka dilakukan peredaman suara dengan menggunakan campuran serat widuri dengan serat abaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai koefisien penyerap suara dari campuran serat widuri dan serat abaka. Metode yang digunakan untuk menentukan koefisien penyerapan akustik dari sampel material adalah tabung impedansi. Pengukuran penyerapan akustik dilakukan dengan memantau interaksi antara tekanan akustik gelombang suara insiden dan gelombang suara yang dipantulkan dari permukaan sampel material di lokasi mikrofon. Koefisien absorpsi adalah penentuan sejauh mana suatu bahan dapat menyerap/mereduksi bunyi. Dalam penilitian ini peneliti membuat 10 sampel uji dimana setiap sampel terdiri dari campuran serat widuri dan serat abaka dengan berat sampai 10 gram yang berdiameter 100 mm dengan ketebalan 10 mm, dipanaskan menggunakan mesin hot press dengan temperatur 200 ˚C. Pengujian ini menggunakan tabung impedansi metode transfer fungsi (ISO 10534-2:1998) pada frekuensi yaitu 250, 500, 1000, 2000, 4000, 8000 Hz. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semua kode sampel memiliki nilai relatif sama, tetapi ada beberapa kode sampel yang memiliki nilai yang berbeda di setiap frekuensi seperti kode sampel A10 memiliki nilai maksimum di antara frekuensi 250 Hz dan memiliki nilai paling rendah di frekuensi 3500 – 4000 Hz dan memiliki nilai paling tinggi di frekuensi 8000 Hz. Kemampuan penyerapan suara dari campuran serat widuri dan serat abaka ini cocok untuk meredam suara di frekuensi 3000 sampai 4000 Hz. Nilai penyerapan maksimum rata – rata didapatkan di frekuensi 3000 – 4000 Hz, tapi untuk nilai minimum rata – rata di frekuensi 250-1000 Hz.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113736</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-28 10:10:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-28 11:38:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>