EVALUASI PELAYANAN AMBULANS PUBLIC SAFETY CENTER 119 KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI PELAYANAN AMBULANS PUBLIC SAFETY CENTER 119 KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Haykal Fathirrahman - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zafrullah Khany Jasa - 197012221999031002 - Dosen Pembimbing I
Meilya Silvalila - 198305222015042001 - Dosen Pembimbing II
dr. Muhammad Yusuf, Sp.B-KBD_1977081 52006041002 - - - Penguji
dr. Fachrul Jamal SpAn.KIC - - - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1907101010051

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran (S1)., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Menurut Pedoman Teknis Ambulans Kemenkes RI Tahun 2019, Terdapat 65.006 kasus rujukan seluruh Indonesia yang menggunakan ambulans milik rumah sakit, dinas kesehatan, dan Public Safety Center (PSC) pada Juli 2018-Juli 2019. PSC 119 memegang peranan penting dalam pelayanan gawat darurat prehospital. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi pelayanan ambulans PSC 119 Kota Banda Aceh tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara. Informan dalam penelitian ini berjumlah delapan orang yang terdiri dari tiga pegawai bidang pelayanan kesehatan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, dua dokter, satu perawat, dan dua pengemudi ambulans. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan metode Miles & Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan alat kesehatan ambulans masih belum sesuai standar, PSC 119 Kota Banda Aceh memiliki satu koordinator, lima dokter, empat perawat dan empat pengemudi ambulans, SOP tindakan dan operasional belum ada, waktu tanggap tidak dicatat pada laporan petugas, pelatihan PPGD masih belum dilakukan secara rutin, dan sosialisasi layanan ambulans ke masyarakat masih belum menyeluruh. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pelayanan ambulans PSC 119 Kota Banda Aceh tahun 2022 belum maksimal dan masih pelu ditingkatkan.

According to Ambulance technical guidelines of Ministry of Health, there were 65,006 referral cases throughout Indonesia using ambulances owned by hospitals, health offices, and Public Safety Centres (PSCs) in July 2018-July 2019. PSC 119 plays a vital role in prehospital emergency services. This study aims to determine the evaluation of the PSC 119 ambulance service in Banda Aceh City in 2022. This research is qualitative research with a case study research design. This research instrument uses interview guidelines. The informants in this study amounted to eight people consisting of three employees of the health service sector of the Banda Aceh City Health Office, two doctors, one nurse, and two ambulance drivers. Purposive sampling techniques determine the informant followed by data analysis techniques using the Miles & Huberman method. The results showed that ambulance medical equipment is still not up to standard; PSC 119 Banda Aceh City has one coordinator, five doctors, four nurses, and four ambulance drivers; SOPs for action and operations do not exist, response time is not recorded in the official reports, PPGD training is still not carried out regularly, and socialization of ambulance services to the community is still not comprehensive. This study concludes that the PSC 119 ambulance service in Banda Aceh City in 2022 has not been optimal and needs to improve.

Citation



    SERVICES DESK